KUKAR IDAMAN SEP 26

Ratusan Prajurit TNI dari Bontang Berangkat ke Perbatasan RI-Malaysia, Ada Apa?

Ratusan Prajurit Arhanud 7/ABC Bontang Berangkat ke Perbatasan RI-Malaysia, Ada Apa?
Wali Kota Neni saat melepas prajurit di Pelabuhan Loktuan. (diskominfo)

BONTANG – Sebanyak 350 prajurit Batalyon Arhanud 7/ABC Bontang pada Senin (7/9/2026) diberangkatkan ke perbatasan RI-Malaysia. Kepergian mereka untuk melaksanakan tugas sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia di wilayah Kaltim dan Kalimantan Utara (Kaltara). 

Berangkat dari Pelabuhan Loktuan, Bontang Utara, Satgas Pamtas yang terdiri dari prajurit Yon Arhanud 7/ABC Bontang tersebut akan bergabung bersama pasukan Yonkav 8 Kostrad Narasinga Wiratama dalam menjalankan tugas pengamanan kawasan perbatasan RI-Malaysia.

Pasukan direncanakan bertolak dari Pelabuhan Loktuan menuju Tarakan pada pukul 15.00 Wita menggunakan KRI Tanjung Kambini. Pemberangkatan Satgas Pamtas dilakukan oleh IRDAM VI/Mulawarman Brigjen TNI Unang Sudargo, mewakili Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono.

Dalam amanat Pangdam VI/Mulawarman yang dibacakan Brigjen TNI Unang Sudargo, disampaikan bahwa tugas pengamanan perbatasan merupakan amanah sekaligus tanggung jawab besar dalam menjaga keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya kawasan perbatasan RI-Malaysia.

Baca Juga  Menang 2-0 Lawan Singapura, Indonesia Awali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan Manis

Para prajurit juga diingatkan bahwa tugas operasi tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan wilayah, tetapi menyangkut kepentingan dan keselamatan bangsa serta menjaga kedaulatan negara.

“Para prajurit yang saya cintai dan saya banggakan, pada hari ini dilaksanakan pemberangkatan Satgas dalam rangka melaksanakan tugas operasi di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara,” amanat Pangdam.

Pangdam menegaskan, keberadaan prajurit di wilayah perbatasan menjadi bagian penting dalam mencegah berbagai ancaman terhadap kedaulatan negara. Prajurit diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan di daerah operasi, termasuk potensi penyalahgunaan narkoba lintas batas maupun tindak kriminal lainnya.

Baca Juga  Pemkot Bontang Luncurkan “Si Janda Manis” untuk Optimalisasi PAD

Selain menjalankan tugas pengamanan, prajurit juga diminta melaksanakan pembinaan teritorial secara humanis. Pendekatan tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan dengan masyarakat di kawasan perbatasan sekaligus menumbuhkan nasionalisme dan kecintaan terhadap tanah air.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni yang hadir dalam pelepasan itu menyampaikan pesan kepada para prajurit yang akan menjalankan tugas di perbatasan. Didampingi Dandim 0908 Bontang, Letkol Inf. Ardiansyah, Wali Kota berharap seluruh personel dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

Neni juga memberikan dukungan kepada para prajurit yang meninggalkan keluarga dan Kota Bontang untuk menjalankan tugas negara. Keberangkatan ratusan prajurit tersebut, menurutnya, menjadi bagian dari pengabdian kepada bangsa sekaligus membawa nama baik Kota Bontang.

Baca Juga  Warga Samarinda Diimbau Tak Buang Sampah Sembarangan Saat Lebaran

“Jalankan tugas dengan sebaik-baiknya, jaga kekompakan dan selalu utamakan keselamatan. Kami masyarakat dan Pemerintah Kota Bontang tentu mendoakan agar seluruh prajurit diberikan kesehatan, kelancaran dan kembali ke Bontang dalam keadaan selamat,” pesan Neni. (xl)