Seratus Lebih Personel Dikerahkan Jaga Taman Kota dan Persimpangan Jalan Samarinda

Para personel Satgas Linmas yang ditugaskan menjaga taman kota dan persimpangan jalan Samarinda. (Foto: Diskominfo Samarinda)

SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mengerahkan 120 anggota Satuan Tugas Pelindung Masyarakat (Satgas Linmas) melakukan penjagaan dan pengawasan terhadap taman kota dan persimpangan jalan lampu merah. Langkah ini dilakukan agar bebas dari pedagang kaki lima (PKL) dan anak jalanan (Anjal).

Kepala Satpol PP Samarinda Muhammad Darham mengatakan, penjagaan dan pengawasan ini merupakan sebagai bentuk dukungan program Wali Kota. Untuk menjadikan Samarinda sebagai kota yang bersih, rapi dan nyaman bagi masyarakat luar kota yang ingin berkunjung ke Kota tepian. Sehingga pengunjung luar kota nantinya bisa lebih menikmati wisata yang ada di kota Samarinda tanpa terganggu oleh masalah sosial.

Baca Juga  Dugaan Penyelewengan Anggaran Mantan Kades Genting Tanah Deadlock Saat Mediasi

“Untuk tahap pertama kami akan siapkan personel pada sepuluh titik di antaranya, Taman Buah di Jalan Slamet Riyadi, Taman Kupu-Kupu depan Islamic Center, Taman Tepian Jalan Gajah Mada, sampai Taman Samarendah,” beber Darham saat pelepasan para personel Satgas Linmas ini dilakukan di Aula kantor Satpol PP Samarinda, Jalan Dahlia Keluarah Bugis, Kecamatan Samarinda Kota, Rabu (6/10/2021).

“Ada pun untuk persimpangan jalan personel akan berjaga mulai simpang empat Lembuswana, simpang tiga bawah Fly Over Juanda, simpang tiga Muara, simpang empat Pahlawan, simpang empat Agus Salim, simpang Imam Bonjol, simpang Wahid Hasyim dan simpang Ahmad Yani,” tambahnya.

Baca Juga  Pemerintah Klaim Sukses Turunkan Akses Judi Online hingga 50 Persen

Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat (Linmas) Satpol PP Samarinda Jarmin menambahkan, jika tim satgas ini akan berjaga mulai pukul 12.00 siang hingga 18.00 sore. Setiap hari secara bergantian.

“Kami koordinasikan dengan kecamatan untuk pembagian wilayahnya agar semuanya tercukupi. Karena ini baru yang pertama, selanjutnya mungkin ditambah pada titik-titik lainnya,” pungkas Jarmin. (luk)