SMP di Samarinda Kurang, Sri Puji Astuti Minta Pemkot Beri Perhatian

DPRD Samarinda Dukung Upaya Pemkot Berantas Peredaran Gelap Narkoba
Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Sri Puji Astuti usai menghadiri rapat. (Nita/komparasinews.id)

SAMARINDA – Beberapa wilayah di Samarinda tidak memiliki Sekolah Menengah Pertama (SMP). Hal tersebut membuat Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sri Puji Astuti meminta pemerintah untuk membangun sarana pendidikan.

“Pasalnya, banyak sekali daerah blank spot seperti di Samarinda Ulu, Kelurahan Jawa, daerah Pemuda dan daerah Kelurahan Temindung yang notabene tidak memiliki sekolah SMP Negeri,” ujar Sri, Selasa (1/11/2022).

Baca Juga  Lilin Sudah Menyala di Kukar, Hadi Mulyadi Serukan Dukung Aulia–Rendi

Dirinya juga meminta Pemerintah Kota (Pemkot) memperjelas mengenai aset. Lantaran masih banyak sekolah belum memiliki kejelasan soal aset.

“Setidaknya bentuk perhatian dari pemerintah adalah memberikan sebagian asetnya yang kemudian dipergunakan untuk sarana prasarana pendidikan. Soalnya masih banyak sekolah numpang pada gedung lain,” ungkap Sri.

Harapannya pemerintah dapat segera membangun SMP negeri. Untuk memudahkan akses layanan pendidikan kepada anak-anak di Kota Tepian.

Baca Juga  DPRD Sebut Kontruksi APBD Penting Dipahami Kalangan Mahasiswa

Tak hanya itu, Sri juga membeberkan bahwa pihaknya kerap menerima keluhan masyarakat terkait sistem zonasi. “Anak-anak sulit bersekolah di wilayahnya sendiri, karena melebihi kapasitas. Kalaupun di wilayah lain terbatasi dengan adanya zonasi,” tegasnya. (nta)