KUKAR IDAMAN SEP 26

Teater Jadi Ruh Festival Art Lanjong 2025, Kembali Hidupkan Panggung Seni di Tenggarong

Teater Jadi Ruh Festival Art Lanjong 2025, Kembali Hidupkan Panggung Seni di Tenggarong
Jumpa Pers Lanjong Art Festival 2025 di Cafe Kong Djie. (fajar/komparasinews)

KUTAI KARTANEGARA – Teater kembali menjadi pusat perhatian di Tenggarong. Lanjong Foundation menghadirkan Festival Art Lanjong 2025 sebagai ruang ekspresi sekaligus identitas seni. Festival ini akan berlangsung pada 22 hingga 28 Agustus 2025 di Ladaya Tenggarong dengan mengusung tema “Habis Barat Terbitlah Timur”.

Direktur Lanjong Kosis Ahoren menegaskan, festival tahun ini bukan sekadar ajang pertunjukan. Melainkan ruang refleksi untuk memperkenalkan ragam kesenian kontemporer kepada masyarakat.

“Sebagai upaya kami ingin memperkenalkan kesenian-kesenian kontemporer yang mungkin kurang populer di masyarakat Tenggarong. Walaupun belum terlalu populer, kami akan tetap mengupayakan,” jelas Kosis saat jumpa pers di Cafe Kong Djie, Selasa (19/8/2025).

Baca Juga  Gubernur Kaltim Bakal Hentikan Pembangunan IKN bila Merusak Lingkungan

Fokus utama festival diarahkan pada teater bukan tanpa alasan, melainkan sebagai upaya membangun identitas Lanjong.

“Kami menyadari bahwa sebaiknya fokus ke teater. Sehingga, ketika orang melihat Lanjong, mereka langsung teringat teater. Itulah branding yang sedang kami bangun,” tegasnya.

Sementara itu Direktur Festival Mimi Nuryanti menjelaskan, kompetisi teater nasional menjadi salah satu program unggulan. Dari proses kurasi, terpilih 11 kelompok teater dari Jawa, Sumatera, Kalimantan hingga Sulawesi.

“Dari hasil kerja kurator, terpilih 11 kelompok teater dari berbagai wilayah Indonesia. Saya kira ini sudah menjadi cara kerja bagaimana Lanjong Festival berusaha membangun ekosistem, dengan menghadirkan distribusi yang luas,” ujarnya.

Baca Juga  Komisi III DPRD Kumpulkan Data Awal untuk Bahas Anggaran PUPR 2027

Selain kompetisi, festival ini juga menghadirkan workshop, sarasehan, kolaborasi karya, hingga eksibisi seniman lintas negara, termasuk dari Malaysia, Singapura, Jepang, Spanyol, dan Brasil. Workshop digelar untuk mempertemukan generasi muda dengan para empu teater agar tercipta transfer pengetahuan lintas generasi.

Dengan tema “Habis Barat Terbitlah Timur”, Festival Art Lanjong 2025 diharapkan dapat memberikan pengalaman berbeda, tidak hanya bagi pencinta teater, tetapi juga bagi masyarakat umum yang ingin menyelami seni tari, musik, hingga sastra.

“Harapan kami teman-teman bisa datang langsung ke Ladaya pada 22–28 Agustus. Karena pertunjukan ini harus disaksikan secara langsung,” pungkas Mimi. (fjr)

Baca Juga  Gelar RDP, Komisi III DPRD Samarinda Bahas Penertiban Di Bantaran Sungai Asam Kecil
situs slot judi bola situs toto toto slot