KUKAR IDAMAN SEP 26

Terima Penghargaan Kemenkes, Gubernur Kaltim Bakal Tingkatkan Kolaborasi Turunkan Stunting

Terima Penghargaan Kemenkes, Gubernur Kaltim Bakal Tingkatkan Kolaborasi Turunkan Stunting
Gubernur Rudy Mas'ud menerima penghargaan dari Kemenkes. (Foto: Heru Rinaldi/istimewa)

JAKARTA – Prestasi membanggakan kembali diraih Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim. Gubernur Rudy Mas’ud menerima penghargaan Pencapaian Intervensi Spesifik Tingkat Provinsi Tahun 2025 Regional 2 (Kalimantan, Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. 

Penghargaan diserahkan langsung Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting bertepatan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 Tahun 2025 di Ruang Lemeina Gedung Adhyatma, Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Rabu (12/11/2025). 

Baca Juga  Kehilangan Jelle Goselink, Borneo FC Tetap Optimistis Cetak Gol Lawan Persebaya

Rudy mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diterima Kaltim untuk kategori Pencapaian Intervensi Spesifik Tingkat Provinsi Tahun 2025. 

“Alhamdulillah, ini tentunya hasil kerja keras kita bersama di Kaltim baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” ujarnya. 

Rudy menyebut Kaltim akan meningkatkan kolaborasi dengan instansi terkait di beberapa sektor dan tentunya melakukan inovasi terkait upaya penurunan dan pencegahan stunting. Hal ini sesuai dengan arahan Pemerintah Pusat melalui Kemenkes RI.

.

“Terutama pastinya berkaitan dengan pelaksanaan makan bergizi gratis (MBG), pemberdayaan posyandu secara optimal. Serta terkait dengan pernikahan dini,” tuturnya.

Baca Juga  Pembangunan IKN Bikin Samarinda Dilirik Kamar Dagang Luar Negeri

“Kita menekan angka stunting untuk bisa dibawah rata-rata nasional,” tambah Rudy. 

Percepatan penurunan stunting sendiri merupakan program prioritas dari Presiden RI. Untuk itu harus dikawal bersama dengan sinergi antara pusat dan daerah. Indonesia sendiri diketahui berhasil menekan angka prevalensi stunting menjadi 19,8 persen atau turun sebanyak 357 ribu anak dari tahun 2023. Angka tersebut lebih baik atau dibawah dari proyeksi Bappenas 20,1 persen. (xl)

Baca Juga  Bantuan Keuangan yang Diterima Kaltim Diperkirakan Naik Tahun 2023
toto