Dongkrak PAD, Komisi III DPRD Samarinda Sebut Perlu Pemutakhiran Data PBB

Sungai Terhimpit Bangunan, Penanganan Banjir Kian Berat
Novan Syahronny Pasie. (istimewa)

SAMARINDA – Untuk memaksimalkan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Samarinda, Sekretaris Komisi III DPRD Samarinda Novan Syahronny Pasie mendorong pemerintah melakukan pemutakhiran data objek pajak bumi dan bangunan (PBB).

“PBB itu memang belum bisa dilakukan secara maksimal. Memang dari Bapenda (Badan Pendapatan Daerah, Red.) sendiri akan melakukan pemutakhiran data. Yang akan melibatkan sampai ke tingkat RT nantinya akan ada pembaruan data,” katanya.

Baca Juga  Cabor Panahan Kukar Sukses Borong Sepuluh Emas di Porprov Kaltim 2022

Novan juga menyebut, selain pembaruan data juga harus ada pembaruan tentang perubahan status bangunan dan peningkatan bangunan.

“Nah klasifikasi-klasifikasi ini yang akan dilakukan oleh Bapenda agar bisa memaksimalkan potensi pendapatan pajak dari sektor PBB,” ujarnya.

Politisi Golkar ini mengungkapkan pendapatan dari sektor PBB pada tahun 2022 mencapai kurang lebih Rp86 miliar. Maka dari itu PBB bisa masih ditingkatkan dan mampu menambah pendapatan PAD melalui sektor tersebut.

Baca Juga  Damayanti Prihatin Insiden Penganiayaan Santri Ponpes di Samarinda

“Memang harus segera dilakukan pemuktahiran atau perbaikan. Sehingga semua pendataan baik itu bidang tanah maupun bangunan itu semua terdata nantinya, supaya kami bisa memaksimalkan potensi PAD kita,” tutupnya. (zu)