Legislator Ini Minta Pemkot Samarinda Fasilitasi Wadah Kreatif Anak Muda

Anggota DPRD Samarinda Andi Muhammad Afif Rayhan Harun. (Istimewa)

SAMARINDA – Anggota DPRD Samarinda, Andi Muhammad Afif Rayhan Harun meminta Dinas Sosial (Dinsos) Kota Samarinda lebih optimal menyelesaikan masalah sosial khususnya bagi anak muda di Kota Tepian.

“Saya rasa belum, karena masih banyak terdapat remaja-remaja yang melakukan kegiatan berdampak negatif. Bahkan yang mabuk aja masih banyak, dan balapan liar masih ada,” jelasnya.

“Karena, saya anak muda dan masih punya teman yang muda-muda juga, dan pergaulannya masih begitu saja,” timpalnya.

Dia menilai Samarinda memerlukan wadah yang diberikan pihak Pemkot. Agar dapat mengarahkan anak-anak muda Samarinda untuk melakukan kegiatan yang positif.

Baca Juga  Dalami LKPj Wali Kota 2022, Pansus Panggil Tiga OPD Samarinda

“Salah satu penyebabnya mungkin kurangnya tempat buat mereka hiburan dan menyalurkan ekspresi. Kalau di Makassar itu kan ada Pantai Losari sedangkan di sini masih kurang,” kata Afif.

Dia berharap Dispora melibatkan anak-anak muda Samarinda berperan aktif dalam acara yang berkaitan dengan olahraga dan kepemudaan. Hal tersebut merupakan upaya meminimalisasi masalah sosial yang disebabkan oleh pergaulan anak muda.

“Kan banyak anak muda di sini yang punya kreativitas dan bakat itu bisa diandalkan. Jadi mereka tidak mengarahkan bakat mereka yang seharusnya bisa menjadi yang positif, justru malah menjadi negatif. Contoh balapan liar, kita kan punya tempat sirkuit yang memang tempat yang disediakan untuk mengadakan acara balapan seperti itu,” paparnya.

Baca Juga  Bahas SHGB Menjadi SHM, Komisi II DPRD Kaltim RDP dengan FPPPKLB

Politisi Gerindra ini menyampaikan, pemuda Samarinda harus lebih paham dengan perkembangan kota. Dirinya menegaskan pemuda jangan sampai salah membaca info hanya dari satu sudut pandang saja sehingga mudah keliru.

“Netizen kadang kurang paham dari isi konteks pemberitaan, artinya masih banyak anak muda Samarinda yang malas baca. Karena malas baca tadi gimana perkembangan kota mau lihat baca aja udah tidak mau,” tandasnya. (zu)