Dalami LKPj Wali Kota 2022, Pansus Panggil Tiga OPD Samarinda

Dalami LKPj Wali Kota 2022, Pansus Panggil Tiga OPD Samarinda
Ketua Pansus LKPJ DPRD Samarinda, Fuad Fakhruddin. (Istimewa)

SAMARINDA – Panitia khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota 2022 DPRD Samarinda memanggil beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan pendalaman informasi.
Di antaranya Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan PUPR, dalam rapat di Gedung DPRD Samarinda, Kamis (13/4/2023).

Ketua Pansus LKPJ DPRD Samarinda Fuad Fakhruddin menjelaskan, bahwa ada beberapa hal yang tersorot terkait permasalahan yang terjadi di Samarinda. Seperti banyaknya parkir liar di badan jalan, mobil kapasitas besar yang bisa sampai masuk ke kota, hingga masalah lainnya yang berhubungan dengan Dishub.

“Yang masih banyak tersorot adalah permasalahan parkir liar di badan jalan, mobil besar masuk kota, ataupun permasalahan penutupan jalan di Ring Road, Kota Samarinda,” ujarnya.

Baca Juga  Sarkowi V Zahry Hadiri Penandatanganan Komitmen Percepatan SBS Di Kaltim

Fuad menerangkan, masalah yang ada di jalan Ring Road adalah kurangnya pengawasan dari dinas terkait. Sehingga untuk meminimalisasi kejadian yang seperti ini, pihaknya meminta Dishub Samarinda memaksimalkan dan meningkatkan pengawasannya. Terkait aturan untuk tidak diperbolehkannya mobil besar masuk menggunakan jalan umum tengah kota.

“Sebenarnya dari Dishub hanya kurang pengawasan untuk mobil-mobil besar yang masuk ke kota. Sehingga kami imbau untuk memaksimalkan pengawasan itu,” ungkapnya.

Sementara untuk masalah lainnya, Politikus Gerindra itu juga meminta kepada Disdik Samarinda untuk membenahi sekolah yang tergenang air jika saat banjir. Kemudian adanya sekolah gabungan karena fasilitas yang belum memadai.

Baca Juga  Hetifah Minta Pemerintah Pikirkan Kesenjangan Pendidikan Formal dan Nonformal

“Ini juga menjadi teguran keras untuk Dsidik untuk mengevaluasi kebutuhan tersebut. Untuk saat ini masalah pendidikan pada sekolah yang tergenang air banjir dan sekolah yang masih melaksanakan kelas-kelas gabungan dari sekolah lain,” tukasnya.

Selain itu dari aspek pendidikan permasalahan sertifikasi dari PNS yang hampir pensiun belum bersertifikasi. “Dinas Pendidikan juga harus bisa menyertifikasi secepatnya kepada PNS yang akan pensiun,” tambahnya.

Kemudian, untuk sektor kesehatan, dia mengapresiasi komitmen Dinas Kesehatan untuk membangun rumah sakit Pertamina dan swasta. Yang diharapkan dapat membantu pelayanan dan penanganan medis di Samarinda.

“Kami dapatkan komitmen akan membangun rumah sakit pertamina maupun swasta di Kota Samarinda, ini perlu diapresiasi,” bebernya.

Baca Juga  Jokowi Sebut Butuh Usaha Bersama untuk Selesaikan Masalah Polusi Udara

Fuad berharap OPD terkait tetap memberikan layanan terbaik kepada masyarakat Samarinda. Mulai dari aspek lalu lintas, pembangunan, pendidikan, maupun kesehatan.

“Kami berharap untuk dinas terkait berikan layanan yang maksimal kepada masyarakat Samarinda,” tutupnya. (zu)