Polsek Samarinda Kota Gandeng Sejumlah Tokoh Kawal Jalannya Pilkada 2024 

Polsek Samarinda Kota Gandeng Sejumlah Tokoh Kawal Jalannya Pilkada 2024 
Kapolsek Samarinda Kota Kompol Tri Satria Firdaus. (Komparasinews)

SAMARINDA – Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, Polsek Samarinda Kota mulai mempersiapkan pengamanan dengan serius. Dalam rangka Pilkada Gubernur (Pilgub) dan Pemilihan Wali Kota (Pilwali), Polsek Samarinda Kota sudah melakukan berbagai persiapan, baik dari sisi personel maupun pemetaan di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Kami sudah memulai melakukan persiapan sejak jauh hari, baik dari segi personel maupun pemetaan TPS yang akan digunakan. Secara garis besar, kami akan menurunkan 2/3 personil dari kekuatan kami untuk mengamankan jalannya Pilkada 2024 ini,” ungkap Kapolsek Samarinda Kota Kompol Tri Satria Firdaus, Senin (29/7/2024).

Dia juga menegaskan bahwa setiap anggota, terutama Bhabinkamtibmas, yang menjadi ujung tombak di setiap kelurahan, telah memulai menjalankan sistem peringatan dini dan sistem hauling.

Baca Juga  Gara-Gara Truk, Delapan Orang Tewas dalam Kecelakaan Maut di Gerbang Tol Ciawi 2

“Tujuan kami adalah untuk mendeteksi jika ada hal yang dapat memicu gangguan pelaksanaan Pilkada nanti. Bhabinkamtibmas akan melaporkan dan menindak pencegahan atau menetralisir agar hal tersebut tidak berkembang menjadi lebih besar,” bebernya.

Kompol Tri Satria Firdaus juga menambahkan, bahwa pihaknya tidak ingin Pilkada ini diwarnai oleh kerusuhan yang dapat menganggu keamanan, terutama yang berkaitan dengan isu sara. Menurutnya, Pilkada memiliki potensi gesekan yang lebih besar dibandingkan Pemilihan Presiden (Pilpres) karena konteks area yang lebih kecil.

Baca Juga  Wakil Ketua Komisi II DPRD Samarinda Ajak Generasi Muda Minati Sektor Pertanian

Peran Bhabinkamtibmas sangat vital, tetapi semua anggota Polri juga diharapkan untuk aktif memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak terprovokasi oleh berita hoaks yang beredar di media sosial atau berita lain yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami berupaya menggandeng tokoh adat, masyarakat, dan agama untuk bersama-sama menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Samarinda, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan yang dapat merusak jalannya Pilkada 2024,” katanya.

Terkait titik rawan, Satria juga menyebutkan bahwa titik rawan di wilayah kota saat ini relatif aman. Pada Pilpres sebelumnya, Samarinda Ilir sempat mengalami Pemungutan Suara Ulang (PSU) karena selisih suara, namun saat ini potensi tersebut masih aman.

Baca Juga  Dewan Minta Kebijakan Jangan Dipukul Rata

“Anggota kami terus bekerja melakukan penggalangan kepada masyarakat untuk sama-sama menyukseskan pemilu serentak ini,” tutupnya. (nta)