Polres Kukar Klaim Tren Kasus Narkoba Turun Signifikan Sepanjang 2025

Polres Kukar Klaim Tren Kasus Narkoba Turun Signifikan Sepanjang 2025
Rilis akhir tahun 2025 oleh Polres Kukar, Rabu (31/12/2025). (fajar/komparasinews)

KUTAI KARTANEGARA – Polres Kutai Kartanegara (Kukar) merilis capaian kinerja selama periode 1 Januari hingga 31 Desember 2025 dalam kegiatan rilis akhir tahun, Rabu (31/12/2025). Dalam laporannya, kasus narkoba diklaim turun 20 persen.

Pemaparan tersebut menjadi rangkuman besar berbagai langkah penegakan hukum, pelayanan publik, hingga inovasi sosial yang dilakukan kepolisian selama satu tahun.

Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar mengatakan, fokus utama kepolisian selama 2025 mencakup pemberantasan kriminalitas, penanganan kasus narkoba, serta pengamanan agenda nasional dan daerah agar tetap berlangsung aman dan kondusif.

“Rilis ini merupakan gambaran besar kegiatan sepanjang tahun 2025. Fokus utama kami adalah pemberantasan kriminalitas dan penanganan narkoba, serta pengamanan agenda nasional agar tetap berlangsung kondusif,” ujar Khairul Basyar.

Dalam pemaparannya, Kapolres menjelaskan bahwa kasus narkoba menunjukkan tren penurunan signifikan. Sepanjang 2025, jumlah laporan kasus narkoba tercatat 211 perkara, turun dari 266 perkara pada 2024 atau setara 20 persen.

Baca Juga  Lapas Narkotika Samarinda Gagalkan Penyelundupan Sabu-Sabu di Sayur Lodeh Nangka

Penurunan juga terjadi pada jumlah tersangka. Pada 2024 terdapat 298 tersangka laki-laki, sementara pada 2025 jumlahnya menurun menjadi 179 tersangka.

Selain narkoba, Polres Kukar juga mencatat penurunan kriminalitas secara umum. Sepanjang 2025, tingkat kriminalitas turun sekitar 6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Secara keseluruhan, laporan tindak pidana yang masuk ke Polres Kukar mencapai 656 perkara, dengan 481 kasus berhasil diselesaikan. “Ini tentu menjadi hasil kerja keras Polres Kukar bersama masyarakat,” kata Kapolres.

Khairul Basyar juga memaparkan sejumlah capaian nonpenegakan hukum berupa program inovatif yang dijalankan untuk mendekatkan Polri kepada masyarakat.

Program tersebut antara lain Warung Berkah dan Gerai Kesehatan, Jumat Bersih, Jumat Berkah, Pengajian Rutin Jumat Malam, Kedai Ojol Kamtibmas, Pantau BPKB Etam, Molah Formulir Sorang, hingga penerbitan SIM khusus disabilitas.

Baca Juga  Jaga Sinergitas Antar Kebudayaan, Pemkab Kukar Sambut Baik Rombongan Bupati Bone

Berbagai inovasi tersebut, menurut Kapolres, dihadirkan untuk menghadirkan layanan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, hingga komunitas lokal.

“Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga melalui pelayanan dan kegiatan sosial,” ujarnya.

Menghadapi tahun 2026, Kapolres Kukar menyebut dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat berpotensi semakin kompleks. Namun, ia optimistis kinerja kepolisian akan semakin kuat dengan adanya sinergi lintas sektor.

“Tantangan di tahun 2026 pasti semakin kompleks. Saya yakin dan percaya, dengan adanya sinergitas antara TNI–Polri, unsur Pemda, masyarakat, serta awak media yang turut memberikan informasi tepat kepada masyarakat, kami optimis tahun depan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat Kukar,” tegasnya.

Baca Juga  Buka Rakor Verifikasi RKPD 2024, Sekda Kukar Tekankan Beberapa Titik Krusial

Khairul juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan evaluasi kepada Polres Kukar. “Sampaikan juga kepada kami apabila ada kritik dan saran yang membangun, agar kami bisa menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya. (fjr)