KUKAR IDAMAN SEP 26

Kalah Memilukan di Adu Penalti, Italia Gagal Lolos Tiga Kali Beruntun ke Piala Dunia

Kalah Memilukan di Adu Penalti, Italia Gagal Lolos Tiga Kali Beruntun ke Piala Dunia
Penyerang Bosnia-Herzegovina Haris Tabakovic (C) merayakan gol bersama rekan-rekan setim setelah mencetak gol dalam laga final kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 zona Eropa antara Bosnia-Herzegovina dan Italia di stadion Bilino-Polje di Zenica pada 31 Maret 2026. (AFP/ELVIS BARUKCIC)

ZENICA – Timnas Italia untuk kali ketiga secara beruntun gagal lolos ke putaran final Piala Dunia. Setelah kalah adu penalti melawan Bosnia dan Herzegovina dalam laga playoff kualifikasi jalur A Piala Dunia di Bilino Polje, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB.

Sejatinya Gli Azzurri memimpin terlebih dahulu di menit ke-15 setelah kiper Bosnia Herzegovina melakukan kesalahan di menit ke-15. Bola sapuannya jatuh ke kaki Barella, yang kemudian diumpan ke Moise Kean untuk dituntaskan menjadi gol. Italia memimpin 1-0.

Baca Juga  Jelang Mudik Lebaran, Dishub PPU Siapkan Ramp Check untuk Angkutan Umum

Petaka Italia dimulai di menit ke-40, setelah Alessandro Bastoni diganjar kartu merah karena menjadi orang terakhir saat melanggar pemain lawan. Tim asuhan Gennaro Gattuso pun mesti bertanding dengan sepuluh pemain.

Italia dalam situasi penuh tekanan karena kalah jumlah pemain. Pasukan Gennaro Gattuso bahkan tak mampu menekan Bosnia. Gawang Italia akhirnya bobol di menit ke-79. Haris Tabakovic merobek gawang Italia setelah menyambar rebound hasil sundulan Edin Dzeko. Skor 1-1.

Pertandingan kemudian berlanjut ke tambahan 2×15 menit. Pada periode ini skor tetap bertahan 1-1 dan pemenang harus dicari lewat adu penalti. Italia harus mengubur impian ke Piala Dunia 2026 setelah kalah adu penalti dengan skor 1-4.

Baca Juga  Reses DPRD Samarinda, Warga Banyak Keluhkan Jalan Rusak hingga Air Bersih

Kekalahan ini mencatatkan sejarah kelam bagi Italia yang harus absen dalam tiga edisi Piala Dunia berturut-turut yaitu 2018, 2022, dan 2026. Sebaliknya, bagi Bosnia, ini adalah kesuksesan kedua mereka menembus panggung dunia setelah edisi 2014. Bosnia selanjutnya bergabung dalam Grup B bersama tuan rumah Kanada, Qatar dan Swiss. (xl)