KUKAR IDAMAN SEP 26
Paser  

Paser Catat Pertumbuhan Ekonomi Positif di Triwulan Kedua Tahun 2026

Tugu Usuk Bulau, salah satu ikon Paser. (Dok. Kab. Paser)

PASER – Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Paser pada triwulan II tahun 2026 menunjukkan geliat yang positif. Baik secara tahunan, triwulanan maupun kumulatif.  

Dilansir dari siaran resmi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser, tingkat pertumbuhan ekonomi berhasil mencapai angka 10,28 persen, yang merupakan capaian tertinggi sejak tahun 2024. Angka ini mengalami pemulihan signifikan dibandingkan kinerja pada Triwulan II tahun 2025 yang berada pada titik terendah sebesar -1.89. 

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Adi Maulana menyebut pertumbuhan ekonomi yang terjadi saat ini merupakan dampak langsung dari masifnya pembangunan infrastruktur. Menurutnya, konektivitas yang semakin membaik berhasil menggerakkan roda perekonomian secara menyeluruh dan silmultan, dari tingkat desa kecamatan sampai skala kabupaten.

“Sektor pertambangan dan penggalian, pertanian, kehutanan, dan perikanan, serta industri pengolahan merupakan lapangan usaha dengan kontribusi terbesar terhadap perekonomian Kabupaten Paser,” sebutnya.

Menurut Adi Maulana, seluruh sektor utama tersebut saat ini menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Perkembangan ini mencerminkan struktur ekonomi daerah yang kuat, di mana sektor berbasis sumber daya alam dan pengolahan mampu bersinergi dalam mendorong kesejahteraan masyarakat dan stabilitas ekonomi lokal.

Baca Juga  Pasar Rakyat Beluluq Lingau Diresmikan, Wali Kota Minta Pedagang Lakukan Ini

“Kinerja ekonomi dari lapangan usaha pertambangan dan penggalian mencatatkan pertumbuhan yang signifikan secara year on year (YoY) sebesar 11,55 persen. Capaian positif ini utamanya didorong oleh melonjaknya aktivitas pertambangan batu bara, yaitu realisasi produksi PT Kideco Jaya Agung yang tumbuh sebesar 11,03 persen dibanding periode yang sama tahun lalu,” katanya. 

Adi menambahkan, akselerasi ekonomi juga dipengaruhi oleh tiga sektor utama, dengan lini akomodasi serta makan dan minum sebagai kontributor terbesar. Lonjakan di sektor ini dipicu secara langsung oleh maraknya aktivitas sport tourism. Di sisi lain, utilitas publik juga memperlihatkan performa kuat melalui sektor pengadaan listrik dan gas, hasil dari realisasi program desa 100 persen jaringan PLN, serta sektor informasi dan komunikasi yang terus berkembang. 

“Pertumbuhan sektor komunikasi dan informasi ini disebabkan oleh semakin berkurangnya titik blank spot di Paser, masifnya masyarakat memasang wifi di rumah, salah satunya karena ada jaringan wi-fi melalui PLN selain Indihome, dan meningkatnya konsumsi untuk paket data internet,” paparnya.

Keberhasilan ini kian lengkap karena seluruh sektor ekonomi lainnya juga menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. “Beberapa tahun lalu sering ada stigma yang menyebut Paser tergantung pada sektor pertambangan dan galian yang mendominasi, dan sekarang sektor lain mulai meningkayt,” jelas Adi.

Baca Juga  Wujudkan Program Kukar Berkah, Wabup Instruksikan Pendataan Ponpes di Muara Muntai

Berdasarkan data terbaru Outlook Ekonomi Kabupaten Paser yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS), sektor penyediaan akomodasi dan makan minum berhasil mencatatkan diri sebagai lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi, yakni sebesar 17,94 persen. Akselerasi signifikan ini motor utamanya adalah lonjakan tingkat okupansi hotel dan penginapan. 

Selain itu, masifnya ekspansi aktivitas usaha makanan dan minuman, yang diperkuat oleh suksesnya penyelenggaraan berbagai ajang olahraga, turut menjadi katalisator penting yang menggerakkan roda ekonomi daerah sepanjang periode ini.

Sektor informasi dan komunikasi juga mencatat performa gemilang sebagai motor penggerak ekonomi berikutnya dengan pertumbuhan sebesar 15,80 persen. Tren positif ini diikuti secara ketat oleh sektor Pengadaan listrik dan gas yang juga menunjukkan performa kuat dengan kenaikan mencapai 14,13 persen. 

Akselerasi pada kedua sektor ini mencerminkan tingginya dinamika aktivitas digital dan pemenuhan kebutuhan energi yang menjadi fondasi utama penopang pertumbuhan saat ini.

Baca Juga  Vakum Sejak Pandemi, Ekspor Batu Bara Kembali Bergerak dari Tanjung Santan

Kepala BPS Kabupaten Paser, Bayu Agung Prasetyo, membeberkan empat fakta di balik capaian tersebut. Paser tidak hanya tumbuh ekspansif, melainkan sukses meraih pertumbuhan ekonomi tertinggi se-Kalimantan Timur secara YoY. Faktor utamanya adalah produksi batu bara yang meningkat signifikan. 

Menariknya, sektor akomodasi serta makan dan minum juga bersinar dengan mencetak pertumbuhan tinggi selama dua triwulan berturut-turut di tahun 2026. Meroketnya sektor ini, bersama dengan sektor informasi dan komunikasi, tidak lepas dari banyaknya ajang olahraga yang digelar di Paser sepanjang triwulan II. (xl)