KUKAR IDAMAN SEP 26

Bupati Kutim Tegaskan Investasi Harus Tetap Perhatikan Kepentingan Masyarakat

Bupati Kutim Tegaskan Investasi Harus Tetap Perhatikan Kepentingan Masyarakat
Bupati Ardiansyah Sulaiman bersama Ketua DPRD Jimmi dan Kapolres Kutim AKBP Aryansyah (Irhan/IKP Kahumasan)

KUTAI TIMUR — Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman menegaskan investasi harus tetap memperhatikan kepentingan masyarakat. Hal itu disampaikannya saat menghadiri mediasi antara masyarakat dan salah satu perusahaan perkebunan Sawit, di Kecamatan Rantau Pulung, Kamis, (1/10/2026) sebagai bentuk dorongan terhadap penyelesaian konflik lahan.

Kata dia, kondusifitas daerah yang menjadi faktor penting dalam menyukseskan pembangunan serta meningkatkan iklim investasi penting untuk dijaga. Sebagai bagian dari upaya meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan  masyarakat.

Meskipun berbagai persoalan melanda, namun hal tersebut, hal tersebut tidak boleh mengganggu stabilitas dan kondusivitas daerah yang selama ini telah terjaga. Menurutnya, kondisi daerah yang aman dan kondusif menjadi modal penting bagi pemerintah dalam menjalankan pembangunan sekaligus memberikan kepastian bagi dunia usaha dan investor.

Baca Juga  Kasmidi Tegaskan, Pemkab Kutim Konsen Terhadap Pembinaan Atlet

“Kondusivitas daerah, tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, dan masyarakat diperlukan untuk menjaga suasana yang aman, tertib, serta mendukung aktivitas ekonomi,” beber Ardiansyah. 

“Harapan kita semua adalah semua kegiatan kita berjalan dengan baik, masyarakat bisa bekerja dengan baik, dunia usaha juga berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Baca Juga  Bupati Kutim Komitmen Tindaklanjuti Hasil Koordinasi Supervisi Pemberantasan Korupsi

Pemerintah Kabupaten (Pemkab), sebut Ardiansyah, bahwa potensi pengembangan ekonomi perkebunan terutama  kelapa sawit di Kutim sangat besar. Apalagi dengan masuknya berbagai rencana investasi strategis dari pemerintah pusat terkait pengembangan energi terbarukan.

Meski begitu dia menegaskan kehadiran dunia harus berjalan seiring dengan kepentingan masyarakat. Setiap investasi diharapkan dapat memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat, dengan tetap memperhatikan aspek sosial, lingkungan, serta kepastian dan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat. (xl)