
SAMARINDA – Warga di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Gunung Lingai, Samarinda sudah 16 tahun lamanya belum merasakan aliran air PDAM dan listrik PLN. Hal ini menjadi sorotan Anggota Komisi II DPRD Samarinda Laila Fatihah.
Menurutnya warga yang belum merasakan listrik PLN dan air PDAM seharusnya melakukan koordinasi dengan pihak terkait yakni PDAM dan PLN. Upaya koordinasi untuk mendapatkan respon atau penanganan cepat dari pihak terkait.
“Kalau terkait air itu kan bisa berkomunikasi langsung dengan PDAM. Demikian juga listrik, kami sarankan untuk melakukan komunikasi dengan pihak PLN,” kata Laila.
Kemudian, sambungnya, penanganan persoalan tersebut tentunya tidak serta merta dikerjakan dalam waktu yang singkat, tetapi perlu waktu yang cukup panjang. Sebab proses pengerjaannya dilakukan secara bertahap.
“Itu pemasangannya dilakukan secara bertahap karena mengingat anggaran dan juga banyak warga yang memiliki permasalahan yang sama,” ungkapnya.
Laila memastikan keluhan warga terkait persediaan air minum bersih akan terus diakomodasi. Sehingga dalam waktu yang tidak terlalu lama persoalan tersebut dapat diatasi.
“Tahun ini Alhamdulillah bisa teratasi secara bertahap karena ada bantuan juga dari provinsi, seperti pipa. Kami harapkan ke depannya semua warga Kota Samarinda tidak ada lagi krisis air bersih,” tutupnya. (nta)












