KUTAI KARTANEGARA – Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Abdul Rasid mendukung kebijakan konservasi pesut mahakam. Yaitu kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (RI) untuk menjadikan Perairan Mahakam di wilayah hulu Kukar sebagai kawasan konservasi bagi pesut Mahakam.
Dia menilai keputusan tersebut bertujuan menjaga mamalia air tawar yang habitatnya berada di perairan Sungai Mahakam.
“Mudah-mudahan daerah bisa menjalankan dengan baik, menjaga sarwa kita pesut Mahakam,” kata Rasid saat diwawancarai awak media.
Luas wilayah perairan yang telah ditetapkan 42.667,99 hektare, meliputi wilayah Kecamatan Muara Muara Muntai, Muara Wis, Muara Kaman dan Kota Bangun.
Politisi Golkar ini pun berharap, bisa menambah jumlah populasi pesut Mahakam di Kukar. Tentunya untuk mewujudkan hal tersebut, masyarakat diharapkan turut berperan dalam menjaga kelestariannya. Sehingga, pesut Mahakam yang menjadi kebanggaan Kukar tidak punah.
“Tentunya mengharapkan kepada masyarakat untuk ikut berpartisipasi menjaga pesut Mahakam agar tetap lestari,” tuturnya.
Masyarakat yang berpropesi sebagai nelayan juga diimbau untuk mencari ikan dengan menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan. Sehingga, alur perairan yang ditetapkan sebagai kawasan konservasi bagi pesut Mahakam bisa terjaga dengan baik.
“Kalau bisa perusahaan juga ikut terlibat dan mejaga kelestarian pesut Mahakam,” tutupnya. (zu)












