Nursobah Sebut Dewan Perlu Laporkan Tugas-tugasnya ke Publik

Nursobah Sebut Dewan Perlu Laporkan Tugas-tugasnya ke Publik
Rapat paripurna di DPRD Samarinda. (istimewa)

SAMARINDA – Anggota DPRD Samarinda kembali menggelar Rapat Paripurna. Kali ini agendanya Laporan Reses Anggota DPRD Kota Samarinda Masa Persidangan III Tahun 2022. Sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada konstituen, Anggota DPRD Samarinda Nursobah menjelaskan jenis apa saja kegiatan di dewan.

Nursobah mengatakan, saat ini ada enam kegiatan besar yang kerap dilakukan anggota DPRD Samarinda. Di antaranya, rapat Internal dewan untuk membahas semua hal tentang rencana. Rapat dengar pendapat merupakan respon atas kegiatan awal dewan baik dengan instansi maupun OPD.

Kemudian kunjungan kerja merupakan bagian dari upaya studi tiru dan duplikasi realisasi dan penerapan semua kegiatan pada kota atau kabupaten yang sama atau mirip.

Baca Juga  Perangkat Daerah di Kaltim Diminta Tingkatkan Keterlibatan Pengelolaan SP4N-LAPOR!

“Ada juga inspeksi mendadak dan kunjungan lapangan merupakan follow up atas temuan lapangan dan studi tiru di kota dalam daerah atau luar daerah,” jelasnya.

Selanjutnya ada rapat panitia khusus yang merupakan kegiatan spesifik non komisi untuk mendetailkan masalah masalah spesifik, yang perlu dituntaskan sesuai rencana kerja pada tahun sebelumnya.

Lalu ada kunjungan kerja pansus merupakan salah satu kegiatan wajib untuk dijadikan dasar dalam merumuskan kebijakan yang perlu penyesuaian antara peraturan daerah dalam lingkup kemendagri agar tak melanggar aturan.

Baca Juga  Prabowo Gelar Lima Rapat di Hambalang Seharian, Ini yang Dibahas

“Satu hal yang membanggakan bahwa Samarinda nomor satu terbaik dalam hal Indeks pembangunan Manusia atau IPM. Terbaik nomor satu se-Kaltim dibanding 10 kabupaten kota lainnya,” katanya.

Namun yang masih menjadi tugas rumah pemerintah saat ini dan tahun depan, tingkat kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi yang perlu diberi perhatian khusus.

“Dan ini merupakan kerja kontrol yang dilakukan dewan terhadap pemerintah. Sehingga ikut berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi dan peningkatan IPM,” katanya. (ded)