
SAMARINDA – Maraknya kasus narkotika, kekerasan seksual terhadap perempuan anak, dan stunting mendapat sorotan dari Anggota Komisi IV DPRD Samarinda Nursobah untuk Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) angka di Samarinda kian melonjak di tiap tahunnya.
Nursobah mengatakan, tentunya DPRD Samarinda terus menyiarkan dan memberikan edukasi terkait tiga persoalan yang dinilai dapat merusak generasi penerus Bangsa Indonesia, khususnya generasi Kota Tepian.
“Karena kalau mau menghilangkan secara ekstrem pasti juga agak sulit. Jadi perlu dahulu tahap sosialisasi setidaknya ini bisa memberikan pengetahuan dan pemahaman,” ucapnya, Selasa (7/2/2023).
Sebelumnya, Nursobah mengatakan dalam rangka mengurangi angka stunting perlu adanya kerja sama. Salah satunya melalui perusahaan CSR.
“Jadi ini tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi perlu peran serta masyarakat serta dunia usaha,” tambahnya.
Maka dari itu, politisi PKS ini mengharapkan kepada Pemkot Samarinda terus melakukan upaya untuk memberantas stunting, narkotika dan kekerasan seksual.
“Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat harus komitmen bersama-sama untuk memberantas hal tersebut,” pungkasnya. (zu)












