KUKAR IDAMAN SEP 26

Camat Loa Janan Imbau Warga Tetap Waspada Hadapi Musibah Susulan

Camat Loa Janan Imbau Warga Tetap Waspada Hadapi Musibah Susulan
Camat Loa Janan Hery Rusnadi saat ditemui di Desa Purwajaya. (fajar/komparasinews)

KUTAI KARTANEGARA – Beberapa wilayah di Kecamatan Loa Janan tertimpa bencana banjir dan longsor sejak Senin (12/5/2025) lalu. Diduga hal ini akibat tingginya intensitas hujan diiringi angin kencang dan meluapnya air Sungai Mahakam.

Camat Loa Janan Hery Rusnadi menyampaikan bahwa cuaca ekstrem yang terjadi sejak Senin mengakibatkan banjir di beberapa wilayahnya.

“Terkait dengan hujan yang luar biasa, baik dari intensitas maupun debitnya, pada hari Senin kemarin, terdapat beberapa titik banjir, khususnya di Kecamatan Loa Janan,” ungkapnya saat ditemui di Desa Purwajaya, Kamis (15/5/2025).

Beberapa kelurahan dan desa di Kecamatan Loa Janan terdampak banjir hingga longsor, mulai dari Desa Bakungan, Loa Duri Ulu, Loa Duri Ilir, Purwajaya, Loa Janan Ulu, Tani Bakti, hingga Desa Batuah. Namun Pemerintah Kecamatan Loa Janan sudah membentuk Tim Penanganan Longsor, menjadikan pihaknya dengan sigap menangani beberapa wilayah yang terdampak.

Baca Juga  Tak Tahu Perihal Pembelian Motor Listrik MBG, Menkeu: Tahun Lalu Kita Tolak

“Kebetulan, sebelum hujan deras hari Senin itu, kami sudah membentuk Tim Penanganan Longsor di Kecamatan Loa Janan,” tutur Hery.

Berkaitan dengan beberapa banjir dan longsor yang terjadi di wilayahnya, Hery turut bersimpati kepada masyarakatnya.

“Kami sangat bersimpati dan berharap warga bisa bersabar dalam menghadapi musibah ini. Karena banjir bukan hanya terjadi di Loa Janan, tapi hampir di semua tempat,” ujarnya.

Baca Juga  Haji Isam Pimpin Operasi Karhutla Kalsel, Pemadaman Gambut Jadi Fokus

Selain itu Hery juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada menghadapi cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Kutai Kartanegara, khususnya Kecamatan Loa Janan.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada, khususnya terhadap potensi bencana banjir,” tambahnya.

Hery juga meminta masyarakat untuk sabar menghadapi musibah yang terjadi, ia mengingatkan bahwa bencana merupakan siklus alam yang tak dapat terhindar namun dapat diwaspadai.

“Kepada warga yang terdampak musibah, kami mohon untuk tetap bersabar dan tabah. Ini adalah bagian dari siklus alam yang tidak bisa kita lawan, tapi harus kita hadapi bersama,” tandasnya. (adv/fjr)