KUKAR IDAMAN SEP 26

Disdikbud Kukar Usulkan Beasiswa 2027 untuk Siswa PAUD hingga SMP

Disdikbud Kukar Usulkan Beasiswa 2027 untuk Siswa PAUD hingga SMP
Kepala Disdikbud Kukar Heriansyah saat diwawancara. (Komparasinews/Habib Fajar)

KUTAI KARTANEGARA — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengusulkan anggaran beasiswa untuk tahun 2027. Bagi peserta didik jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Kepala Disdikbud Kukar Heriansyah mengatakan, skema beasiswa tersebut dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan peserta didik dan satuan pendidikan. Penentuan penerima nantinya tidak hanya mengacu pada kondisi ekonomi keluarga, tetapi juga mempertimbangkan sekolah yang memenuhi kriteria bantuan.

“Basisnya nanti bukan hanya orang yang tidak mampu, tetapi juga sekolah. Jadi, sekolah-sekolah yang memang berhak menerima bantuan akan menjadi pertimbangan dalam skema beasiswa ini,” ujar Heriansyah saat ditemui di Tenggarong, Rabu (13/10/2026).

Baca Juga  Ribuan Warga Bukber di Samboja, Wabup Kukar Sebut Program Pendidikan dan Kesehatan Aman

Menurutnya, usulan anggaran tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas akses pendidikan di Kukar. Selain beasiswa, pemerintah daerah selama ini juga memberikan dukungan melalui bantuan seragam dan buku sekolah serta penyediaan fasilitas pendidikan.

Dalam merancang program beasiswa, Disdikbud Kukar turut memperhatikan bantuan pendidikan yang telah tersedia, baik dari pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.

Baca Juga  Khawatir Banyak Lahan Beralih Fungsing Ke Pertambangan, DPRD Kukar Dorong Regulasi Pertanian Yang Kuat

Program yang menjadi perhatian di antaranya Kartu Indonesia Pintar (KIP), Gratispol dari Pemprov Kaltim, serta beasiswa Kukar Idaman Terbaik dari pemerintah kabupaten.

Sinkronisasi diperlukan agar penyaluran bantuan lebih terarah dan tidak terjadi duplikasi penerima. Dengan demikian, berbagai program diharapkan dapat saling melengkapi sesuai kebutuhan peserta didik.

“Jangan sampai terjadi duplikasi penerima. Nanti semuanya akan kami distribusikan,” kata Heriansyah. (fjr/adv)