KUKAR IDAMAN SEP 26

Rentetan Kebakaran Terjadi di Kukar, Bupati Ingatkan Bahaya Korsleting

Rentetan Kebakaran Terjadi di Kukar, Bupati Ingatkan Bahaya Korsleting
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri saat diwawancara. (Komparasinews/Habib Fajar)

KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah. Terutama akibat korsleting listrik dan penggunaan api di dapur.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul sejumlah kebakaran yang melanda permukiman di Kukar dalam beberapa waktu terakhir, termasuk kebakaran di Gang Karya, Jalan Kartini, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, Selasa (13/10/2026) malam yang menewaskan dua anak.

Aulia meminta masyarakat memastikan api di dapur benar-benar padam sebelum tidur. Warga juga diimbau mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan dan memutus aliran listrik saat meninggalkan rumah dalam waktu lama apabila memungkinkan dan aman dilakukan.

Baca Juga  Safari Ramadan Rendi Solihin, Dengarkan Aspirasi Warga Desa Muara Pantuan

“Bahkan ketika meninggalkan rumah dalam waktu yang cukup lama, sebaiknya listrik yang ada di rumah itu dimatikan total, sehingga tidak menimbulkan kemungkinan korsleting listrik di rumah-rumah kita,” tegas Aulia saat diwawancarai, Rabu (14/10/2026).

Dirinya menyampaikan belasungkawa atas kebakaran di Loa Ipuh yang merenggut nyawa dua anak. Dalam peristiwa tersebut, ayah kedua korban juga mengalami luka bakar serius.

“Kami berbelasungkawa atas terjadinya kebakaran tadi malam, apalagi sampai merenggut korban jiwa. Dua orang anak meninggal dunia dan ayahnya mengalami luka bakar serius,” ujarnya.

Menurut Aulia, pencegahan kebakaran membutuhkan perhatian bersama, mulai dari pemeriksaan instalasi listrik hingga kebiasaan memastikan sumber api telah padam. Masyarakat juga diminta saling mengingatkan untuk mengenali potensi bahaya di lingkungan tempat tinggal.

Baca Juga  Upacara HUT Ke-81 RI, Bupati Kukar Dorong Daerah Mampu Berdiri di Atas Kaki Sendiri

Selain upaya pencegahan, Pemkab Kukar berkoordinasi dengan petugas terkait untuk membantu warga yang terdampak kebakaran. Bantuan diarahkan agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak yang kehilangan perlengkapan sekolah.

“Jangka pendek kita adalah bagaimana warga masyarakat kita yang ada di sekitar itu tidak terhalang dalam menjalankan kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Aulia menegaskan, pemerintah daerah akan terus mendampingi masyarakat terdampak sekaligus mendorong langkah mitigasi untuk mengurangi risiko kebakaran di wilayah Kukar.

Baca Juga  Skatepark Tenggarong Dinilai Belum Aman, Komunitas Minta Evaluasi Pembangunan

“Mengingat banyaknya kejadian kebakaran di tempat kita, maka mari kita saling mengingatkan, mengawasi untuk bersama-sama menghindarkan diri atau memitigasi segala potensi kebakaran,” pungkasnya. (fjr/adv)