KUTAI KARTANEGARA – Kepala Desa (Kades) Sebulu Ilir Muhammad Hasani mengalami tindak kekerasan pemukulan oleh salah seorang sopir truk muatan batu bara, Sabtu (04/6/2022). Akibatnya bagian jidat sang Kades robek dua sentimeter.
Pria yang karib disapa Mamat ini menjelaskan kronologi pemukulan tersebut. Kejadiannya bermula saat malam hari dia mendapat laporan warga ada keributan antardua orang sopir yang diduga mempermasalahkan jam operasional angkutan muatan.
“Malam-malam itu saya langsung ke lokasi untuk menengahi pertikaian,” ucap Mamat kepada Komparasinews.id.
Saat itu, dia bertanya kepada salah satu sopir duduk perkaranya. Namun pelaku menjawab dengan nada yang tinggi ke Mamat.
“Saya tanya apa permasalahannya, dia jawab enggak mungkin Anda sebagai Kades tidak tahu apa masalahnya. Kemudian saya jawab dengan penegasan kalau memang tidak tahu. Lalu dia langsung memukul,” paparnya.
Mamat pun langsung dilarikan ke puskesmas setempat untuk mendapatkan penangan medis. Dia juga melaporkan pelaku ke Polsek Sebulu.

Terpisah, Kapolsek Sebulu Iptu Chandra Buana, mengonfirmasi laporan tersebut. Dia menegaskan pelaku telah ditahan di Mapolsek Sebulu.
“Kami sudah tetapkan statusnya tersangka satu orang,” jelas Chandra, Rabu (8/6/2022) kepada awak media.
Tersangka berisial RM (30) ini terancam pasal 351 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman 2,5 tahun penjara.
Untuk upaya Restorative Justice, Chandra menuturkan sudah dilakukan. Namun karena pelapor ingin melanjutkan di jalan hukum, maka dari itu penyidikan terus berlanjut. (zu)












