KUKAR IDAMAN SEP 26

Menhut Pastikan Rehabilitasi Hutan dan Lahan IKN Capai 1.805 Hektare

Foto : Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni bersama Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono saat meninjau IKN. (Otorita IKN)

NUSANTARA – Agenda pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai forest city terus menunjukkan progres konkret. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meninjau langsung kawasan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) serta Plaza Bhineka Tunggal Ika, Sabtu (28/02/2026). Dalam kunjungan itu, ia melakukan penanaman pohon sekaligus menyerahkan Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial kepada empat Kelompok Tani Hutan di Kalimantan Timur.

Turut mendampingi, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono dan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud. Dari peninjauan lapangan, progres RHL di IKN kini telah mencapai 1.805 hektare. Lahan yang dulunya didominasi tanaman monokultur eukaliptus kini bertransformasi menjadi hutan hujan tropis. Jenis yang ditanam antara lain meranti, gaharu, kapur, medang, nyamplung, nyatoh, serta pohon MPTS dan tanaman cepat tumbuh untuk mempercepat pemulihan ekosistem.

Baca Juga  DPRD Samarinda Soroti Lonjakan Kontribusi Varia Niaga ke PAD, Tembus Rp2,5 Miliar

Perubahan vegetasi dalam dua tahun terakhir tampak signifikan. Berbagai jenis burung mulai kembali, menandakan meningkatnya keanekaragaman hayati dan fungsi ekologis kawasan, termasuk sebagai penyerap karbon dan pengatur tata air.

“Hutan harus memberi manfaat bagi kesejahteraan masyarakat. Kementerian Kehutanan tentu terus mendukung IKN, terutama dalam penghijauan. Dua tahun lalu kawasan ini masih kosong, sekarang pohonnya sudah tumbuh tinggi dan mulai menarik kembali satwa,” ujar Raja Juli Antoni.

Baca Juga  Guru Non-ASN Kukar Terbebani Pengembalian TPP, DPRD Cari Solusi

Selain aspek lingkungan, agenda ini juga memperkuat dimensi sosial pembangunan IKN. Penyerahan SK Perhutanan Sosial merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar masyarakat sekitar hutan mendapatkan akses legal, peluang ekonomi, dan peran aktif dalam pengelolaan hutan berkelanjutan.

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menegaskan komitmen menjaga harmoni pembangunan dan kelestarian lingkungan.
“Kunjungan Bapak Menteri ini menunjukkan keseriusan menjaga keseimbangan antara pembangunan IKN dan kelestarian lingkungan,” katanya. (zu)