
SAMARINDA – Anggota Komisi II DPRD Samarinda Novi Marinda Putri menyoroti infrastruktur yang ada di kota. Menurutnya APBD 2023 sebesar Rp3,9 triliun bisa dimanfaatkan untuk membangun Kota Samarinda sebagai pusat peradaban.
Infrastruktur itu di antaranya jalan-jalan yang masih perlu disemenisasi. Masih ada beberapa titik jalan yang belum mendapatkan penerangan lampu, serta masih terdapat beberapa daerah yang belum mendapatkan air dari Perumdam Tirta Kencana.
“APBD kita meningkatnya kan pesat sekali. Kami berharap perbaikan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat,” kata Novi, Selasa (31/1/2023).
Lebih lanjut disampaikan, pembenahan infrastruktur merupakan program pemberdayaan masyarakat (Probebaya). Yang telah menjadi program unggulan dan masih perlu mendapatkan evaluasi yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Kami mengevaluasi kerjanya Probebaya itu tadi, apakah benar-benar sudah sampai ke masyarakat,” ucapnya.
Diketahui, Wali Kota Samarinda Andi Harun telah melakukan perencanaan berbagai infrastruktur dalam berbagai bidang. Salah satunya pembangunan terowongan yang sudah mulai berjalan setelah ground breaking di Gunung Manggah. (nta)












