KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) pada 2021 lalu telah melakukan perbaikan di jalan Amborawang Darat menuju Desa Tani.
Pengecoran aspal dilakukan secara bertahap. Total Panjang jalan tersebut delapan kilometer, dan yang sudah dikerjakan sepanjang 600 meter dengan total anggaran Rp3 miliar.
Ketua RT 06 Kelurahan Amborawang Darat Hasman menyampaikan apresiasinya. Dia menjelaskan sejak 2017, kondisi jalan tersebut rusak parah. Akibatnya risiko kecelakaan pengendara sangat dikhawatirkan.
“Sebelumnya itu sudah aspal, tetapi hancur-hancuran, bahkan kalau mobil-mobil kecil itu bisa nyangkut mesin. Pernah juga kejadian mesin mobilnya bocor gara-gara ketahan,” kata Hasman saat diwawancarai via telepon.
Pihaknya menilai faktor terjadinya kerusakan tersebut diakibatkan dari umur aspal yang sudah lama, dan tidak ada saluran drainase. Sehingga ketika cuaca sedang hujan tidak ada jalur serapan air.
“Jadi cepat rusak karena ketahan di aspal,” tambahnya.
Kata dia, akses jalan tersebut sangat penting bagi kehidupan masyarakat sekitar. Setiap harinya warga selalu melewati jalan itu untuk aktivitas ekonomi seperti petani kebun untuk menjual hasil panennya ke pasar-pasar terdekat.
“Jadi petani-petani sekarang ini kalau mau jualan jadi lebih mudah berkat perbaikan itu. Kami sangat berterima kasih sama pemerintah karena sudah mendengarkan aspirasi masyarakat,” jelas Hasman.
Camat Samboja Burhanuddin menambahkan, dampak pengerjaan proyek tersebut sangat positif. Selain aktivitas pertanian, jarak tempuh juga jauh lebih cepat, dari yang tadinya 45 menit, sekarang bisa 15 menitan saja.
“Itu juga menghubungkan Ibu Kota Kecamatan Samboja Barat nantinya,” ungkap Burhan.
Dia juga berharap Pemkab bisa menuntaskan keseluruhan perbaikan jalan tersebut. Sehingga program konektivitas di wilayah tersebut tidak ada yang terbengkalai.
Terpisah, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar Restu Irawan mengungkapkan tahun 2022 ini Pemkab sudah menyiapkan anggaran Rp3,3 miliar untuk melanjutkan perbaikan jalan sepanjang 700 meter. Namun saat ini masih dalam tahap lelang.
“Tahun ini perbaikan jalan yang rusak dahulu, kemungkinan kita cor. Untuk rencana pelaksanaannya 4-5 bulan, kami berharap sebelum akhir tahun sudah klir,” tandasnya. (zu)












