KUKAR IDAMAN SEP 26

Perkuat Pertahanan Kaltim, Yonarmed 22/Kesumawira Diresmikan di Kukar 

Perkuat Pertahanan Kaltim, Yonarmed 22/Kesumawira Diresmikan di Kukar 
Pangdam IV/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono bersama Wakil Gubernur, Bupati dan Danyon usai menandatangni prasasti peresmian Yonarmed 22/Kesumawira. (Komparasinews/Habib Fajar)

KUTAI KARTANEGARA — Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 22/Kesumawira resmi berdiri di Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Rabu (19/8/2026). Peresmian satuan baru tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). 

Setelah prosesi peresmian, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi kemampuan tempur yang diperagakan personel Yonarmed 22/Kesumawira. Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono mengatakan, keberadaan Yonarmed 22/Kesumawira menjadi tambahan kekuatan pertahanan bagi wilayah kerja Kodam VI/Mulawarman.

Menurut dia, keberadaan satuan tempur dengan kemampuan artileri diperlukan untuk mendukung perlindungan terhadap wilayah-wilayah strategis.

Baca Juga  Duh, Pemkab Kukar Disebut Punya Utang Triliunan Rupiah

“Ya tentunya menjadi kekuatan pertahanan tersendiri untuk Kodam VI/Mulawarman. Kita ketahui bahwa perlindungan dan wilayah strategis untuk kesatuan kita menjadi semakin bagus, sehingga kemampuan batalyon tempur seperti ini diperlukan,” kata Krido.

Sementara itu Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim Seno Aji menyambut baik peresmian Yonarmed 22/Kesumawira. Dia menilai keberadaan satuan tersebut dapat memperkuat sistem pertahanan di Kaltim.

Seno juga menyinggung penyerahan sejumlah alutsista dengan kemampuan jangkauan hingga 280 kilometer dalam rangkaian kegiatan tersebut.

Baca Juga  Bupati Kukar Edi Damansyah Diusulkan Jadi Tokoh Pramuka Kaltim

“Hari ini diserahkan juga sejumlah rudal yang berjarak 280 kilometer. Kami Pemerintah Provinsi sangat mengapresiasi keberadaan Armed 22 Kesumawira ini karena akan lebih mempertahankan NKRI ke depan,” ujarnya.

Menurut Seno, luas wilayah Kaltim yang mencapai sekitar 127.000 kilometer persegi menjadi salah satu tantangan dalam menjaga seluruh wilayah secara optimal.

“Ini bukan hal yang mudah untuk dijangkau, tapi dengan adanya keberadaan alutsista yang baru di Kalimantan Timur, kita berharap NKRI bisa terjaga dengan baik ke depan,” sebutnya. (fjr)