KUKAR IDAMAN SEP 26

Rela Jadi Badut demi Bela Kukar, Kisah Atlet Cilik Berangkat ke Kejurnas Sita Perhatian Publik

Atlet Muay Thai cilik asal Kukar, Al Risky memakai topeng Spiderman. (Dok. Arkan Sport)

KUTAI KARTANEGARA – Kisah perjuangan atlet muay thai cilik asal Kutai Kartanegara (Kukar) menuju ajang Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026 menyita perhatian publik. Di balik semangat mereka mengejar prestasi, tersimpan cerita perjuangan yang tidak mudah.

Salah satu atlet, Al Risky, bahkan rela bekerja sebagai badut. Demi mengumpulkan biaya keberangkatan ke kejuaraan nasional yang seluruhnya harus ditanggung secara mandiri.

Pembina sekaligus Pelatih Arkan Sport Management, Rony Abdurrahman mengatakan, sejak awal dirinya sudah terbiasa memberangkatkan atlet menggunakan biaya pribadi ketika tidak ada dukungan anggaran.

“Kalau memang dana pemerintah tidak ada, ya kami berangkat mandiri. Yang penting anak-anak tetap bisa bertanding,” kata Rony saat dihubungi, Selasa (14/7/2026).

Awalnya, Rony hanya berencana memberangkatkan satu atlet, yakni putranya, Angkasa. Namun setelah melihat ada nomor pertandingan yang sesuai, dirinya memutuskan menambah satu atlet lagi yaitu Kalista.

Setelah itu Rony membuka kesempatan bagi atlet lain yang ingin ikut dengan syarat siap menanggung biaya sendiri. Salah satu atlet lagi, Diego, menyatakan siap berangkat dengan biaya mandiri. Namun cerita berbeda datang dari Al Risky.

Baca Juga  Bantai Yordania 4-1, Indonesia Cetak Sejarah Lolos Perempat Final Piala Asia U-23

Menurut Rony, Risky tetap bersikeras ingin berangkat meski ibunya mengaku tidak memiliki biaya.

“Dia bilang ke saya, ‘Biar saja Coach, saya mau berangkat mandiri dari hasil jadi badut.’ Dari situ saya benar-benar terketuk hati. Saya berpikir bagaimana caranya anak ini tetap bisa berangkat,” ujarnya.

Cerita tersebut kemudian viral di media sosial dan mengundang simpati banyak orang. Rony menegaskan, unggahan itu bukan untuk menyalahkan pemerintah, melainkan menunjukkan bahwa semangat mengejar prestasi tidak boleh berhenti hanya karena keterbatasan biaya.

“Tujuan saya bukan menghakimi pemerintah. Saya hanya ingin menunjukkan bahwa tanpa bantuan pemerintah pun, sebagai orang tua dan pelatih kami tetap berusaha membiayai anak-anak ini agar bisa berprestasi,” katanya.

Sebelum memutuskan berangkat mandiri, Rony mengaku telah berkomunikasi dengan sejumlah pihak, mulai dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Pengurus Provinsi Muay Thai Kaltim, hingga KONI Kukar. Namun, seluruhnya menyampaikan belum memiliki anggaran untuk membantu keberangkatan atlet.

Baca Juga  Operasi Jaran 2024 Ungkap Pencurian Motor dalam Waktu Satu Jam di Sungai Pinang 

“Kalau kita terus menunggu, kapan anak-anak ini bisa maju dan mendapatkan pengalaman bertanding,” ucapnya.

Di tengah keterbatasan tersebut, bantuan mulai berdatangan dari masyarakat. Sejumlah warga memberikan donasi, meski nominalnya tidak besar.

Perhatian juga datang dari mantan Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari. Setelah melihat kisah para atlet di sosial media, Rita meminta timnya menghubungi Rony dan akhirnya memberikan bantuan untuk biaya keberangkatan.

“Alhamdulillah, sebelumnya juga ada beberapa orang yang membantu. Bantuan itu akhirnya bisa menutupi kebutuhan keberangkatan Al Risky,” katanya.

Rony juga mengaku sempat mengirim pesan langsung melalui Instagram kepada kepala daerah. Namun dia menegaskan bukan untuk meminta bantuan dana.

Pihaknya hanya berharap para atlet mendapat kesempatan dilepas secara resmi sebelum bertanding agar merasa dihargai sebagai wakil daerah.

Baca Juga  Pengadaan Sapi Ditambah, Distanak Kukar Anggarkan Rp4,2 Miliar

“Saya bukan minta uang. Saya hanya ingin anak-anak ini dilepas Bupati, supaya mereka bangga, merasa diperhatikan dan membawa nama Kutai Kartanegara dengan semangat,” ujar Rony.

Meski berangkat dengan segala keterbatasan, Rony optimistis anak-anak didiknya mampu mengharumkan nama Kukar di tingkat nasional.

“Insyaallah kami pulang membawa medali. Beberapa atlet kami juga sudah beberapa kali meraih medali di kejuaraan nasional. Mudah-mudahan kali ini hasilnya juga terbaik,” pungkasnya. (fjr)