KUKAR IDAMAN SEP 26

Terancam Diboikot, FIFA Akhirnya Batalkan Rencana Penjualan Saham Piala Dunia

Terancam Diboikot, FIFA Akhirnya Batalkan Rencana Penjualan Saham Piala Dunia
Presiden FIFA Gianni Infantino. (gettyimages)

JAKARTA – Federasi sepak bola dunia FIFA akhirnya membatalkan rencana mereka menjual saham hak komersial Piala Dunia. Setelah ramai penolakan dari federasi dan konfederasi sepak bola benua, serta negara-negara anggota FIFA. 

Presiden FIFA Gianni Infantino dalam keterangan resminya menyatakan sudah membatalkan rencana kontroversial menjual sebagian kepemilikan hak komersial turnamen-turnamen FIFA kepada investor swasta. Infantino menyatakan proyek tersebut ternyata menimbulkan perpecahan yang tidak lagi sejalan dengan kepentingan tujuan awalnya.

“Sebagai akibatnya, usulan ini tidak akan dilanjutkan,” kata pria asal Swiss itu.

Infantino mengaku saat ini berniat menyatukan kembali semua pihak yang berkepentingan dalam semangat kepentingan bersama bagi sepak bola. 

Baca Juga  Harus Jadi Pos Utama, MK Haramkan Anggaran Pendidikan Dipakai untuk MBG 

Sebelumnya, penasihat senior Infantino, Carlos Cordeiro mengundurkan diri imbas rencana FIFA menjual saham tersebut. Menurutnya proposal yang diajukan Infantino adalah kesepakatan buruk bagi sepak bola dan akan menggadaikan masa depan sepak bola.

Pengunduran diri Cordeiro terjadi setelah Konfederasi Sepak Bola Asia AFC menerbitkan pernyataan yang mengatakan bahwa mereka “berdiri dalam solidaritas” dengan federasi sepak bola Eropa UEFA dan konfederasi sepak bola Amerika Utara Concacaf.

AFC menambahkan rencana Infantino tidak dapat secara realistis mencapai konsensus dan persatuan luas yang diperlukan untuk melangkah maju.

“Piala Dunia FIFA adalah puncak sepak bola global dan kekuatannya berasal dari partisipasi semua konfederasi dan negara-negara sepak bola terkemuka di dunia. Setiap usulan yang berisiko merusak kesatuan dan karakter universal kompetisi harus dipertimbangkan kembali,” sebut pernyataan AFC.

Baca Juga  Hebat! Kaltim Jadi Provinsi dengan Implementasi QRIS Terbaik di Kalimantan

Pernyataan AFC tersebut berarti rencana Infantino kemungkinan besar tidak akan disetujui oleh anggota-anggota FIFA jika diputuskan melalui pemungutan suara.

Infantino mengindikasikan bahwa usulan tersebut membutuhkan suara mayoritas mutlak untuk disahkan. Artinya 106 dari 211 anggota FIFA perlu memberikan suara mendukung usulan tersebut.

Diketahui, UEFA memiliki 55 suara sedangkan Concacaf memiliki 35 suara. Sementara AFC memiliki 46 suara. Jika semua asosiasi mendukung pendirian konfederasi mereka, itu berarti 136 negara menentang rencana Infantino. 

Baca Juga  Film Napas Bumi Kalimantan Diputar di Pekan Kebudayaan Nasional

Menariknya, meski mayoritas negara dunia menolak, PSSI justru mendukung rencana FIFA ini. Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyebut rencana yang digagas Infantino merupakan peluang bagi negara-negara berkembang untuk memperoleh pendanaan tambahan. (xl)