JAKARTA – Belakangan es gabus jadul viral di lini maya. Lantaran ada oknum polisi dan TNI yang memfitnah seorang pedagang es gabus, dengan menyebut jajanan klasik itu dibuat dari spon. Padahal tidak demikian.
Es gabus adalah jajanan jadul berbentuk seperti spons yang teksturnya lembut, sedikit kenyal, dan manis gurih. Bahan utamanya adalah tepung hunkwe dan santan. Berikut resep membuat es gabus atau es kue yang aman dikonsumsi dan tidak seperti fitnah oknum polisi/TNI tersebut.
Bahan-bahan
1 bungkus (100-120 gr) tepung hunkwe putih
800 ml – 1 liter air (atau campuran santan dan air/susu)
200-250 gr gula pasir (sesuai selera)
65 ml santan instan (1 bungkus kecil)
1-2 sachet susu kental manis putih (opsional, agar lebih gurih)
1/2 sdt garam
Pewarna makanan (merah, kuning, hijau, biru)
Cara Membuat
Campurkan Bahan: Dalam panci, campurkan tepung hunkwe, gula pasir, garam, santan instan, susu kental manis, dan air. Aduk rata hingga gula larut dan tepung tidak bergerindil.
Masak Adonan: Masak di atas api sedang cenderung kecil sambil terus diaduk. Pastikan terus mengaduk agar tidak gosong di bagian bawah.
Matikan Api: Masak hingga adonan mengental, meletup-letup, dan teksturnya padat. Matikan api.
Beri Warna: Bagi adonan menjadi 3-4 bagian ke dalam wadah berbeda. Masing-masing bagian diberi pewarna makanan yang berbeda, aduk rata.
Cetak Berlapis: Tuang satu warna ke dalam loyang yang sudah dialasi plastik atau diolesi minyak tipis-tipis. Ratakan. Tunggu sebentar hingga agak set, lalu tuang warna berikutnya di atasnya. Lakukan hingga semua adonan habis.
Dinginkan: Diamkan di suhu ruang, lalu masukkan ke dalam kulkas/chiller (bukan freezer) selama 1-2 jam hingga benar-benar padat.
Potong dan Bekukan: Keluarkan dari loyang, potong-potong tipis sesuai selera. Bungkus dengan plastik bening satu per satu. Simpan di freezer hingga membeku.
Tips Membuat Es Gabus
Adonan lembut: Jangan memasak tepung hunkwe terlalu lama setelah meletup agar hasilnya tidak terlalu keras.
Lapisan menyatu: Tuang adonan warna kedua saat adonan warna pertama belum benar-benar dingin, agar lapisan-lapisannya menyatu dengan baik.
Pengemasan: Gunakan plastik OPP untuk membungkus agar terlihat rapi dan menarik. (xl)












