KUKAR IDAMAN SEP 26

4 Prajurit TNI Diduga Terlibat Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS Andrie Yunus

Foto : Aktivis KontraS, Andrie Yunus.

JAKARTA — Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, mulai terbuka. Aparat Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI bergerak cepat dan meringkus empat prajurit yang kini resmi berstatus tersangka.

Keempat pelaku diketahui merupakan anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI dari matra Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU). Mereka berinisial Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES.

Saat ini, seluruh tersangka menjalani pemeriksaan intensif di Puspom TNI.

Komandan Puspom TNI, Mayjen TNI Yusri Nuryanto, menegaskan bahwa proses hukum akan berjalan terbuka dan profesional.

Baca Juga  DPK Kaltim Harap Ada Kompetensi Guna Tingkatkan Jumlah Tenaga Pustakawan 

“Kami memastikan penyidikan dilakukan secara transparan. Setiap tahapan, mulai dari penyidikan, pemberkasan hingga pelimpahan ke Oditur Militer (Otmil), akan kami sampaikan,” ujar Yusri dalam keterangannya, Rabu (18/3/2026).

Ia juga meminta publik untuk mempercayakan penanganan kasus ini kepada aparat. “Percaya sama kami, kami akan bertindak profesional dan transparan,” tegasnya.

Peristiwa penyiraman air keras itu sendiri terjadi pada Kamis malam (12/3) di kawasan Salemba, Jakarta Pusat. Serangan brutal tersebut menyebabkan Andrie Yunus mengalami luka serius dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Baca Juga  Safari Ramadan di Muara Jawa, Wabup Kukar Hadirkan Penyanyi Religi Opick

Dalam pengembangan kasus, Puspom TNI juga tengah menyiapkan langkah-langkah penyidikan lanjutan, termasuk pembuatan laporan polisi serta pengajuan visum et repertum ke RSCM guna memperkuat alat bukti.

“Sebagai tindak lanjut, kami akan membuat laporan polisi, melakukan penahanan sementara, dan segera mengajukan visum ke RSCM,” jelas Yusri.

Penyidik terus menggali motif serangan terhadap aktivis hak asasi manusia tersebut. Puspom TNI berjanji pengusutan akan dilakukan hingga tuntas, tanpa pandang bulu. (zu)