KUKAR IDAMAN SEP 26

Hadirnya Pabrik Amonium Nitrat Bontang Bakal Tambah Bahan Baku Pupuk dan Kurangi Impor

Pabrik Amonium Nitrat Bontang Bakal Tambah Bahan Baku Pupuk dan Kurangi Impor
Pabrik Amonium Nitrat di Bontang. (istimewa)

BONTANG – Presiden Joko Widodo meresmikan pabrik amonium nitrat yang dikelola joint venture PT Pupuk Kaltim dan PT Dahana, PT Kaltim Amonium Nitrat (KAN) di Kawasan Industrial Estate (KIE), Kamis (29/2/2024)

Jokowi mengatakan pembangunan pabrik amonium nitrat ini merupakan bentuk kemandirian negara. Sebab, RI masih impor 21 persen amonium nitrat. Dengan adanya pabrik ini amonium nitrat yang diimpor bisa berkurang 8 persen.

Dengan dibangunnya pabrik Kaltim amonium nitrat ini akan mengurangi dari 21 persen impor, dikurangi 8 persen, Artinya masih juga 13 persen masih impor.

Baca Juga  Masyarakat Diimbau Cerdas Kelola dan Simpan Daging Kurban, Ini Alasannya

“Saya senang pabrik ini selesai nanti bisa menambah bahan baku pembuatan pupuk di tanah air, utamanya untuk MPK

Diharapkan dengan selesainya pembangunan industri Kaltim amonium nitrat ini kemandirian kita produktifitas di bidang pangan menjadi lebih mandiri, lebih berdikari dan investasi yang telah ditanamkan sebesar Rp 1,2 triliun itu tidak sia-sia.

“Saya minta ekspansi ini diteruskan sehingga substitusi barang-barang impor itu bisa kita lakukan. Kalau Rp 1,2 triliun saya kira untuk kementerian BUMN bukan uang yang kecil, bukan uang yang besar,” terangnya.

Baca Juga  Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Kurang Mampu di Penajam

Untuk itu, perlu diteruskan biar 21 itu rampung semuanya sehingga kemandirian bisa kita pegang.

“Tidak hanya urusan amonium nitrat tapi juga barang-barang yang kita masih impor harus diproduksi dalam negeri karena kita punya kekuatan untuk itu,” tegasnya. (xl)