KUKAR IDAMAN SEP 26

Optimalkan Strategi 4K, TPID Klaim Inflasi Kaltim Terkendali Selama Nataru

Kepala Perwakilan BI Kaltim Budi Widihartanto. (istimewa)

SAMARINDA – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di wilayah Kaltim mengklaim inflasi terkendali selama momen Natal dan Tahun Baru (Natari). Yaitu dengan terus memperkuat langkah strategis guna mengawal stabilitas harga pangan. 

Melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), TPID secara konsisten melakukan intervensi pasar untuk memastikan keterjangkauan harga bagi masyarakat, khususnya di tengah momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kaltim Budi Widihartanto menuturkan sepanjang Desember 2025, tercatat sebanyak 24 kali Gerakan Pangan Murah (GPM) telah dilaksanakan di berbagai titik.

Baca Juga  Ratusan Ternak Sapi dan Kambing Gagal Didatangkan ke Kukar, Ada Apa?

“Selain GPM, penyaluran beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) juga digencarkan sebagai langkah konkret stabilisasi harga di tingkat konsumen,”terang Budi dalam keterangan resminya, Rabu (7/1/2026)

Selain aksi nyata di lapangan, TPID di wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kalimantan Timur juga memperkuat koordinasi melalui aspek komunikasi efektif. Hal ini diwujudkan melalui pelaksanaan tujuh kali High Level Meeting (HLM) di berbagai kabupaten/kota sebagai forum pengambilan keputusan strategis.

Rangkaian pertemuan tingkat tinggi tersebut meliputi: Kabupaten Berau: 4 Desember 2025, Kota Samarinda: 9 Desember 2025, Kabupaten Kutai Barat: 11 Desember 2025, Kota Bontang: 17 Desember 2025, Provinsi Kalimantan Timur: 18 Desember 2025, Kabupaten Mahakam Ulu: 19 Desember 2025 dan Kabupaten Kutai Kartanegara: 22 Desember 2025.

Baca Juga  Pemprov Kaltim Genjot Pembangunan Jalan untuk Mudahkan Akses Menuju IKN

Pertemuan-pertemuan ini menjadi wadah penting bagi para pemangku kepentingan untuk merumuskan langkah antisipatif terhadap risiko inflasi serta memperkuat ketahanan ekonomi di Bumi Etam.

Ke depan, TPID Kaltim berkomitmen terus meningkatkan sinergi lintas sektor. Pengendalian inflasi akan tetap berpedoman pada Strategi 4K, yaitu: Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi dan Komunikasi Efektif.

Langkah ini diharapkan dapat menjaga inflasi Kalimantan Timur tetap berada pada tren yang rendah dan stabil, sekaligus menjadi pondasi bagi pertumbuhan ekonomi daerah yang tinggi dan berkelanjutan. (xl)