BALIKPAPAN – Kebakaran melanda kawasan Pasar Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan, Jumat (31/7) pagi. Api yang muncul sekitar pukul 06.30 Wita dengan cepat membesar dan menghanguskan sejumlah kios, memicu kepanikan pedagang yang berusaha menyelamatkan barang dagangannya.
Kepulan asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi dari lokasi kejadian dan dapat disaksikan dari berbagai wilayah di Balikpapan Selatan. Kondisi bangunan kios yang berdempetan, ditambah material kayu, membuat kobaran api mudah menjalar ke bangunan di sekitarnya.
Untuk mengendalikan kebakaran, petugas mengerahkan sedikitnya 15 unit mobil pemadam kebakaran. Proses pemadaman juga melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, Brimob, Ditsamapta Polda Kalimantan Timur, Pertamina Hulu Mahakam, serta relawan.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Balikpapan, Usman Ali, mengatakan laporan pertama diterima sekitar pukul 06.00 Wita. Tak lama berselang, seluruh personel dan armada yang tersedia langsung diterjunkan ke lokasi.
“Begitu menerima informasi, kami langsung mengerahkan seluruh unit dari berbagai sektor. Kami juga dibantu TNI, Polri, Brimob, Ditsamapta Polda Kaltim, Pertamina Hulu Mahakam, serta unsur relawan,” ujar Usman.
Petugas berupaya melokalisasi api agar tidak merembet ke bagian lain pasar. Setelah kobaran berhasil dikendalikan, operasi dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Namun, upaya pemadaman tidak berjalan mudah. Akses menuju titik kebakaran yang sempit serta aktivitas warga yang berusaha menyelamatkan barang-barang mereka menjadi kendala bagi petugas.
“Dalam upaya pemadaman, kami terhambat akses menuju lokasi kebakaran yang cukup sempit, ditambah aktivitas warga yang berusaha menyelamatkan barang-barang mereka,” katanya.
Asap tebal yang menyelimuti area pasar juga sempat menyulitkan petugas dalam mengidentifikasi sumber utama api. Meski demikian, koordinasi antara petugas pemadam, aparat keamanan, dan relawan membuat kobaran akhirnya dapat dikendalikan.
Hingga proses pendinginan berlangsung, BPBD belum dapat memastikan jumlah kios yang terdampak. Pendataan baru akan dilakukan setelah lokasi benar-benar dinyatakan aman karena masih terdapat beberapa titik yang mengeluarkan api.
“Nanti pendataan lebih lanjut akan dilakukan bersama pihak pengelola pasar setelah kondisi benar-benar aman,” tutur Usman.
Mengenai penyebab kebakaran, dugaan sementara menyebut api berasal dari salah satu kios di dalam pasar. Namun, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan dari kepolisian.
“Untuk penyebab pastinya nanti akan disampaikan oleh tim Inafis dan Satreskrim Polresta Balikpapan setelah proses penyelidikan selesai,” jelasnya.
Sampai saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, petugas gabungan masih melakukan pendinginan sekaligus menyiapkan pendataan kerusakan dan estimasi kerugian akibat kebakaran. (zu)












