KUKAR IDAMAN SEP 26

Gabungkan Beragam Aktivitas, Pemkab Kukar Siapkan Arbizz Space Jadi Destinasi Baru

Gabungkan Beragam Aktivitas, Pemkab Kukar Siapkan Arbizz Space Jadi Destinasi Baru
Peresmian Arbizz Space di Tenggarong oleh Pemkab Kukar. (Komparasinews/Habib Fajar)

KUTAI KARTANEGARA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mulai mengarahkan Arbizz Space di kawasan Taman Pujasera Tenggarong sebagai destinasi baru yang menggabungkan aktivitas ekonomi, kuliner, rekreasi dan budaya. Kawasan tersebut resmi diluncurkan bersamaan dengan aplikasi KukarGo pada Sabtu (3/10/2026) malam. 

Kehadirannya diharapkan tidak hanya menjadi tempat berjualan bagi pelaku UMKM, tetapi juga menarik masyarakat untuk menghabiskan waktu di kawasan tersebut. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kukar Muhammad Reza mengatakan, Arbizz Space telah beroperasi sekitar satu bulan sebelum diluncurkan secara resmi.

Dari 58 tenant yang tersedia, seluruhnya telah memiliki kontrak dengan pengelola. Namun 54 tenant saat ini sudah aktif beroperasi, sementara empat lainnya masih menjalani proses rehabilitasi.

“Dari 58 tenan yang ada di sini itu semua sudah berkontrak. Memang saat ini yang beroperasi itu ada 54 tenan. Empat tenan masih dalam rehab,” jelas Reza.

Menurutnya, seluruh tenan diisi pelaku UMKM asal Kukar. Pelaku usaha yang bergabung tidak hanya berasal dari Tenggarong, tetapi juga dari kecamatan lain, termasuk Kembang Janggut.

Baca Juga  Benahi Parkir Tangga Arung, Pemkab Kukar Hitung Potensi Pendapatan Daerah

Kondisi tersebut dinilai menunjukkan bahwa Arbizz Space memiliki peluang untuk menjadi titik temu pelaku UMKM dari berbagai wilayah Kukar sekaligus menjadi pusat aktivitas ekonomi baru di Tenggarong. Reza mengatakan pemerintah juga menyiapkan berbagai kegiatan dan event secara berkala untuk menjaga kawasan tersebut tetap ramai. 

Strategi itu diharapkan dapat meningkatkan jumlah pengunjung sekaligus memberi dampak terhadap omzet pelaku usaha.

“Ke depannya ini menjadi salah satu ikonnya Tenggarong. Jadi orang ke sini bukan hanya ke museum dan Pulau Kumala, tetapi juga ini menjadi salah satu destinasi wisata bersamaan dengan pusat kulinernya,” ujarnya.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan pengembangan Arbizz Space tidak diarahkan hanya sebagai sentra perdagangan. Pemerintah ingin kawasan tersebut menjadi ruang publik yang dapat digunakan masyarakat untuk berbagai aktivitas.

Baca Juga  Tenggarong Seberang Targetkan Program Pembangunan Infrastruktur Rampung dalam Dua Tahun

Sebanyak 58 tenan yang disiapkan pemerintah telah terisi seluruhnya. Aulia berharap aktivitas masyarakat di kawasan tersebut dapat berlangsung secara konsisten, terutama pada sore hingga malam hari.

“Kami bangun atau kami persembahkan untuk UMKM yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara. Alhamdulillah tenant yang kita siapkan di sini sebanyak 58 tenan sudah penuh semua,” katanya.

Selain kegiatan ekonomi, Pemkab Kukar berencana menghadirkan pertunjukan budaya di kawasan tersebut. Berbagai kegiatan seperti pertunjukan tari akan ditempatkan di panggung Arbizz Space untuk menambah daya tarik pengunjung.

Aulia menyebut konsep tersebut diharapkan menjadikan Arbizz Space sebagai ruang pertemuan masyarakat yang menggabungkan kegiatan bisnis, rekreasi dan kebudayaan.

“Kami berharap Arbizz Space ini betul-betul menjadi space untuk hub-nya orang, hub-nya warga masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara untuk kegiatan rekreasi, budaya, dan bisnis,” ujarnya.

Selain membangun ruang fisik melalui Arbizz Space, Pemkab Kukar juga memperkenalkan KukarGo sebagai upaya memperluas akses pemasaran produk UMKM melalui platform digital.

Baca Juga  Dispar Kukar Cari Skema Kolaborasi agar Komunitas Kreatif Tetap Berkegiatan

KukarGo melibatkan sejumlah perangkat daerah yang memiliki program pembinaan UMKM. Di antaranya Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pariwisata, Dispora serta Disnaker.

Aulia mengatakan platform tersebut diharapkan menjadi penghubung antara pelaku usaha dan konsumen. Pemerintah juga menyiapkan skema agar transaksi melalui platform tersebut tidak membebani penjual dengan potongan.

Pemkab Kukar saat ini turut menjajaki kerja sama dengan Bankaltimtara untuk mengembangkan sistem pembayaran digital yang dapat mendukung ekosistem KukarGo. (fjr/adv)