KUKAR IDAMAN SEP 26

Calvin Verdonk Jalani Debut di UCL Melawan Arsenal

Calvin Verdonk menjalani debut di kompetisi UCL saat melawan Arsenal.

JAKARTA – Panggung Liga Champions akhirnya mencatat nama pemain berpaspor Indonesia. Calvin Verdonk menorehkan sejarah dengan menjadi pemain pertama yang tampil di kompetisi antarklub elite Eropa tersebut saat Lille bertandang ke markas Arsenal.

Momen bersejarah itu hadir dalam duel matchday kedua Liga Champions di Emirates Stadium, Rabu (14/10/2026) dini hari WIB. Verdonk mengawali laga dari bangku cadangan, sementara posisi bek kiri Lille dipercayakan kepada Romain Perraud.

Lille sempat memberikan perlawanan ketat pada babak pertama. Barisan pertahanan tim tamu mampu meredam serangan Arsenal hingga kedua tim memasuki ruang ganti dengan skor 0-0.

Namun, situasi berubah drastis selepas jeda. Arsenal meningkatkan intensitas serangan dan langsung menghukum Lille dengan tiga gol hanya dalam rentang tujuh menit.

Baca Juga  Pemkab Kukar Siapkan Bonus untuk Para Kafilah dan Pelatih MTQ

Jurrien Timber memecah kebuntuan pada menit ke-64. Tiga menit kemudian, Eberechi Eze menggandakan keunggulan tuan rumah. Bukayo Saka melengkapi pesta gol The Gunners pada menit ke-71 sekaligus membawa Arsenal unggul 3-0.

Tertinggal tiga gol, Lille mencoba melakukan perubahan. Pelatih memasukkan Calvin Verdonk pada menit ke-76 untuk menggantikan Perraud.

Kesempatan tersebut menjadi tonggak penting bagi sepak bola Indonesia. Verdonk akhirnya merasakan langsung atmosfer Liga Champions, kompetisi yang selama ini menjadi panggung para pemain terbaik klub-klub Eropa.

Meski masuk ketika Lille berada dalam tekanan, Verdonk tetap menunjukkan disiplin dalam menjaga lini belakang hingga pertandingan berakhir.

Baca Juga  Pemkot Samarinda dan Pemprov Kolaborasi Temukan Lahan Strategis untuk Kolam Retensi

Data Sofascore mencatat Verdonk membukukan 16 sentuhan bola. Ia juga mencatatkan tiga tekel sukses dan memenangkan tiga dari empat duel perebutan bola.

Catatan itu menjadi sisi positif dari penampilan singkatnya di tengah kekalahan Lille. Kendati gagal membantu tim menghindari kekalahan, Verdonk tetap pulang dengan pencapaian personal yang bersejarah.

Sebelumnya, sejumlah pemain berdarah Indonesia seperti Emil Audero dan Kevin Diks juga pernah merasakan persaingan di Liga Champions. Namun, Verdonk mencatatkan pencapaian berbeda karena tampil sebagai pemain yang memegang paspor Indonesia.

Debut tersebut menjadi momen tersendiri bagi sepak bola Tanah Air. Di tengah kekalahan Lille dari Arsenal, nama Verdonk kini tercatat dalam lembaran sejarah pemain Indonesia di panggung tertinggi kompetisi antarklub Eropa. (zu)