KUKAR IDAMAN SEP 26

Andi Afif Rayhan Bagikan Minyak Goreng ke Warga Sungai Pinang Dalam

Andi Afif Rayhan Bagikan Minyak Goreng ke Warga Sungai Pinang Dalam
Anggota Komisi I DPRD Samarinda Fraksi Gerindra Andi Afif Rayhan Harun saat memberikan minyak goreng kepada warga Kelurahan Sungai Pinang Dalam. (istimewa)

SAMARINDA – Anggota DPRD Samarinda Andi Afif Rayhan Harun terlibat langsung dalam penanganan kelangkaan minyak goreng. Yaitu membagikan bahan pokok termasuk minyak goreng kepada warga di Jalan Kemakmuran, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kamis (19/5/2022).

Wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) V yang meliputi Sungai Pinang dan Samarinda Utara itu mengatakan, apa yang dilakukannya berangkat kondisi bahan pokok yang belakangan langka di pasaran hingga harganya melambung tinggi.

“Masyarakat sekarang kesulitan mendapatkan minyak goreng. Karena itu saya berinisiatif untuk membagikan minyak goreng kepada masyarakat, untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya di dapur,” ungkapnya.

Baca Juga  DPRD dan Pemkot Samarinda Setujui Revisi RPJMD

Politisi Gerindra itu tidak sendirian, melainkan bersama Wali Kota Samarinda Andi Harun. Menurutnya, di tengah krisis minyak goreng yang susah dan mahal di pasaran, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda selaku pelayanan masyarakat dan dirinya selaku legislator memperjuangkan suara rakyat. Sekaligus mitra kerja antar eksekutif dan legislatif.

“Sangat penting kita hadir di tengah masyarakat, mampu mencarikan solusi untuk menjual ke warga minyak goreng dengan harga normal. Masing-masing berhak mendapatkan tiga liter dan habis sebanyak empat ribu liter,” tuturnya.

Baca Juga  Operasi Pasar Beras Medium Samarinda, Per Lima Kilogram Dijual Rp43 Ribu

Dengan memperhatikan suara dan jeritan masyarakat tersebut, Afif yang saat ini duduk di kursi Komisi I DPRD Samarinda tersebut mengutip seorang filsuf dari Tiongkok yaitu Lao Tse.

“Datanglah kepada rakyat, hiduplah bersama mereka. Belajarlah dari mereka, cintailah mereka. Mulailah dari yang mereka tahu, bangunlah dari apa yang mereka punya. Dampingilah mereka dan pendamping yang baik adalah ketika pekerjaan selesai dan tugas dirampungkan, rakyat berkat. Kami sendirilah yang mengerjakannya,” tuturnya. (xl)