
SAMARINDA – Generasi milenial akan jadi salah satu penentu sukses tidaknya pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang. Sebab dari data yang ada, pemilik milenial ini diperkirakan mencapai 35-40 persen dari total daftar pemilih tetap. Karena jumlah mereka yang banyak, dipastikan masa depan bangsa akan ditentukan di tangan mereka.
Untuk itu, Ketua Komisi IV Dewan DPRD Samarinda Sri Puji Astuti mengatakan pendidikan politik di kalangan milenial mutlak wajib dilakukan. Sebab di tangan merekalah nantinya arah bangsa diputuskan. Mereka inilah yang menyumbang suara terbanyak nantinya.
Karena itu, sejak dini baik pemerintah maupun partai politik termasuk para politisi yang ada di dewan perwakilan rakyat saat ini, harus memberi perhatian pada generasi ini. Pendidikan politik wajib segera diupayakan agar mereka tak jadi golongan apatis dan tak peduli dengan kondisi bangsa ini.
“Kita harus mengupayakan agar anak-anak ini bisa tertarik kepada politik bukan hanya sebagai anggota dewan, tetapi dia siap ikut Pemilu, tahu hak dan kewajibannya sebagai warga negara,” terang Puji.
Untuk saat ini, Puji menilai generasi muda yang terlibat dalam dunia politik masih sangat minim. Adapun yang sudah terlibat hanya karena mereka memiliki kekerabatan dengan politisi yang sudah senior.
“Itu menjadi PR juga, kita tetap sosialisasi dan melakukan pembinaan supaya anak-anak ini tertarik pada politik, melek politik, melek demokrasi, dan tahu hak dan kewajibannya,” tutupnya. (ded)












