Laila Minta Pemerintah dan Pengusaha Duduk Bareng

Laila Fatihah.

SAMARINDA – Sempat jadi kontroversi di antara pemerintah dan pengusaha kapal wisata susur Sungai Mahakam perihal aplikasi e-ticketing dan manifes online, akhirnya kebijakan itu diterima. Aplikasi itu resmi dipakai 7 November 2022.

Anggota DPRD Samarinda Laila Fatihah mengaku setuju dengan penerapan manifes online kapal wisata yang dilakukan oleh Dishub Samarinda.

“Kami memang sekarang ini mengarah ke sana. Jadi saya sepakat kalau ada perubahan sistem dari manual ke online,” terang Laila.

Baca Juga  RPJMD PPU 2025–2029 Disepakati, Jadi Fondasi Lima Tahun Pembangunan Daerah

Politisi PPP Samarinda ini menilai kebijakan Dishub itu wajar. Sebab, pengalihan manifest dari manual ke online tersebut bisa meningkatkan retribusi daerah.

“Kebanyakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita dari pajak dan retribusi. Jadi, saya pikir wajar kalau Pemkot mencari inovasi yang dapat memaksimalkan sumber PAD kita,” katanya.

Laila pun meminta Dishub Samarinda dan pengelola kapal wisata tidak egois, dan mau duduk bersama untuk mencari solusi yang terbaik.

Baca Juga  Tegas! Legislator Samarinda Ini Ingatkan Satpol PP Tak Arogan Saat Tertibkan PKL

“Jangan sampai kebijakan Dishub memberatkan pengelola, dan pengelola jangan juga keinginannya saja yang dituruti. Menurut saya, mesti ada jalan tengah,” tegas Laila. (ded)