
PASER — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser menerima audiensi dari Universitas Mulia guna membahas rencana kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Audiensi berlangsung di ruang kerja Bupati Paser dan diterima langsung Wakil Bupati Paser khwan Antasari, didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Romif Erwinadi.
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati Paser menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sejumlah program prioritas, salah satunya program “Ayo Sekolah”.
“Kami ingin memastikan peningkatan sumber daya manusia masyarakat Kabupaten Paser terus meningkat. Salah satu fokus kami adalah bagaimana anak-anak di Kabupaten Paser bisa mendapatkan kesempatan pendidikan yang lebih baik,” ujar Ikhwan.
Ia menjelaskan, Pemkab Paser juga menargetkan program “1 Desa 1 Sarjana” bagi 139 desa dan 5 kelurahan di Kabupaten Paser.
Program tersebut dirancang melalui kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi, baik di Kalimantan Timur maupun luar daerah, yang disesuaikan dengan potensi wilayah masing-masing.
Menurutnya, pendidikan yang ditempuh mahasiswa diharapkan tidak hanya berorientasi pada kelulusan, tetapi juga mampu memberi kontribusi terhadap pembangunan daerah asal.
Sebagai contoh, untuk wilayah pesisir, mahasiswa diarahkan mengambil bidang kelautan, perikanan hingga teknik perkapalan agar nantinya dapat membantu pengembangan ekonomi masyarakat pesisir.
Selain itu, Ikhwan juga menegaskan dukungan Pemkab Paser terhadap program pendidikan gratis dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan berharap Universitas Mulia dapat ikut membantu sosialisasi program tersebut kepada masyarakat.
“Kami ingin memastikan tidak ada lagi anak-anak Kabupaten Paser yang tidak bisa kuliah karena alasan biaya. Pemerintah Kabupaten Paser akan hadir menjamin akses pendidikan bagi masyarakat,” tegasnya.
Dalam audiensi tersebut turut dibahas peluang pengembangan kapasitas perangkat desa dan RT melalui program pendidikan maupun pelatihan guna mendukung pembangunan daerah.
Pemkab Paser juga membuka peluang kerja sama lanjutan dengan Universitas Mulia, termasuk kemungkinan penyelenggaraan kegiatan perkuliahan di luar kampus maupun program pendidikan yang terintegrasi dengan dunia kerja dan industri.
“Kami berharap kerja sama ini tidak hanya sebatas penandatanganan, tetapi benar-benar memiliki tindak lanjut yang nyata dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kabupaten Paser,” pungkasnya.
Turut hadir dalam audiensi tersebut jajaran Pemerintah Kabupaten Paser serta perwakilan Universitas Mulia, di antaranya Wakil Ketua MBI Tatang Setyawan, Koordinator Bidang Amrico Yuliasnarto, Anggota Bidang Branding Pudjiati, dan Anggota Bidang Inovasi Titin Yuliana. (adv/zu)












