JAKARTA — Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permintaan maaf atas insiden tragis yang menewaskan seorang pengemudi ojek online (ojol) setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat demonstrasi ricuh di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.
“Saya sangat menyesali terhadap insiden yang terjadi, dan mohon maaf sebesar-besarnya atas peristiwa ini,” ujar Sigit dalam keterangan tertulis.
Kapolri menegaskan bahwa pihaknya telah memerintahkan Kapolda Metro Jaya untuk segera mencari keberadaan korban dan memastikan penanganan medis bersama tim dari Pusdokkes dan Karumkit Polri. Ia juga menginstruksikan Divisi Propam untuk turun tangan melakukan investigasi dan penindakan terhadap personel yang terlibat.
“Saya juga sudah perintahkan Kadiv Propam untuk menindaklanjuti dan lakukan langkah terhadap peristiwa yang terjadi,” tegasnya.
Sigit menyatakan bahwa Polri akan bertanggung jawab penuh atas korban dan berkomitmen untuk menindaklanjuti kasus ini secara transparan. Ia kembali menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban dan komunitas ojol di seluruh Indonesia.
“Sekali lagi saya mohon maaf kepada korban dan seluruh keluarga korban, dan juga seluruh keluarga besar ojol,” pungkasnya. (*/Zu)












