BALIKPAPAN – Warga binaan meninggal di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Balikpapan berinisial MH usai terlibat perkelahian kini tengah diselidiki oleh Polresta Balikpapan. Tim khusus juga dibentuk untuk mengungkap fakta peristiwa tersebut.
Kapolresta Balikpapan Kombes Pol. Jerrold Hendra Yosef Kumontoy menerangkan pihaknya melakukan penyelidikan dengan pendekatan scientific crime investigation
“Kami telah menangani laporan terkait dugaan peristiwa pidana atas meninggalnya satu orang tahanan Lapas berinisial MH. Tim sudah dibentuk dan diturunkan untuk menindaklanjuti laporan tersebut,” kata Jerrold, Jumat (2/10/2026).
Polisi saat ini telah memeriksa empat orang saksi, beberapa diantaranya merupakan petugas Lapas yang dinilai mengetahui peristiwa ini, selain itu, penyidik juga mengamankan CCTV di lingkungan Lapas.
“Tim bekerja secara scientific crime investigation untuk menemukan fakta-fakta terkait peristiwa tersebut. Sejauh ini kami sudah memeriksa empat orang saksi, termasuk beberapa petugas Lapas, serta mengambil rekaman CCTV,” ucapnya.
Jerrold mengatakan seluruh rangkaian pemeriksaan tersebut masih dalam tahap penyelidikan. Polisi akan mengumpulkan dan mencocokkan keterangan para saksi dengan bukti lain yang diperoleh dari lokasi kejadian.
Polresta Balikpapan belum dapat memberikan kesimpulan penyebab kematian MH apakah ada unsur pidananya
“Kami mohon doa dan dukungannya kepada seluruh pihak agar peristiwa ini segera terungkap. Kami akan kembali memberikan pembaruan terkait hasil penyelidikan dan penyidikan,” lanjutnya.
Jerrold juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga MH atas peristiwa tersebut.
“Saya mengucapkan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban atas peristiwa meninggalnya satu orang tahanan Lapas. Semoga keluarga korban diberikan kekuatan dan kesabaran,” pungkasnya. (zu)












