KUKAR IDAMAN SEP 26

Novan Syahronny Desak Pembangunan Perumahan Premiere Dihentikan, Ini Alasannya

Novan Syahronny Desak Pembangunan Perumahan Premiere Dihentikan, Ini Alasannya
Sekretaris Komisi III DPRD Kota Samarinda Mohammad Novan Syahronny Pasie. (Nita/komparasinews.id)

SAMARINDA – Sekretaris Komisi III DPRD Samarinda Mohammad Novan Syahronny Pasie mendesak pembangunan Perumahan Premiere Hills dihentikan. Sebagai hasil tinjauan lapangan terkait bencana longsor dengan Pengembang Perumahan Premiere Hills, PT Karunia Abadi Sejahtera.

Pihaknya berfokus pada penanggulangan dampak terhadap masyarakat, yakni adanya banjir lumpur di Jalan M Said Kelurahan Loa Bahu Kecamatan Sungai Kunjang.

“Pihak pengembang diberi batas waktu untuk melakukan tahapan yang sudah dianjurkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) maupun dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH),” ujar Novan, Rabu (15/2/2023).

Baca Juga  Benahi Program MBG, Pemerintah Targetkan Satu Bulan Tuntaskan Hambatan

Diketahui, BPBD dan DLH sudah menindaklanjuti hal tersebut, tetapi masih ada hal yang kurang terkait agar pembangunan tidak lagi memberi dampak lingkungan. Novan juga mendesak agar pembangunan perumahan, sementara dihentikan hingga semua proses perizinan selesai.

“Mereka membuka Bukit Premiere seluas 18 hektare. Tetapi ukuran tanah itu semua 40 hektare. Makanya, izin yang ada harus menyesuaikan lagi bahwa mereka melaksanakan pembangunan perumahan dengan nama Bukit Premier itu seluas 18 hektare, jadi mereka harus memperbaharui lagi izin itu,” tegasnya.

Baca Juga  55 Tahun Hubungan Diplomatik, Indonesia-Singapura Perkuat Kerja Sama Bilateral

Terakhir, pemberhentian pengembangan pembangunan perumahan tersebut guna melakukan penanggulangan bencana karena mau tidak mau harus dilakukan. (nta)