KUKAR IDAMAN SEP 26

DPMD Kukar Targetkan Aliri Listrik Warga Lewat Program Terang Kampongku

DPMD Kukar Targetkan Aliri Listrik Warga Lewat Program Terang Kampongku
Bupati Kukar Edi Damansyah saat meninjau program Terang Kampongku di desa. (Istimewa)

KUTAI KARTANEGARA – Program Terang Kampongku terus dimaksimalkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) di wilayah pelosok desa. Hal ini untuk menunjang kebutuhan dasar warga berupa fasilitas listrik 24 jam.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar menghimpun, terdapat 17 desa yang akan diintervensi. Sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar 2021-2026.

Seluruh total desa yang terdaftar adalah desa-desa yang belum merasakan nikmatnya listrik 24 jam. Nantinya masyarakat akan menikmati listrik, baik dari jaringan milik PLN maupun jaringan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) komunal yang menjadi kebijakan pemerintah kabupaten untuk memberikan penerangan listrik di desa.

“Dalam penyusunan RPJMD Kukar, sudah dilakukan kajian. Beberapa desa yang belum berlistrik dapat dialiri PLN, tetapi ada juga yang tidak dapat dan menggunakan PLTS Komunal,” ungkap Arianto.

Baca Juga  Masuk Tahap Tes dan Wawancara, DPMD Kukar Buka Rekrutmen Pendekar Idaman

Ditambahkan, hingga akhir Maret 2023 sudah ada lima desa yang diresmikan langsung oleh Bupati Kukar Edi Damansyah. Kelima desa tersebut adalah Desa Muhuran, Sebelimbingan, Tuana Tuha, Teluk Muda, dan Tanjung Batuq Harapan dengan menggunakan jaringan listrik dari PLN.

Sementara untuk jaringan listrik PLTS komunal, beberapa desa telah selesai dibangun pada tahun 2021 dan 2022. Seperti Desa Enggelam pada 2021 dan Desa Menamang Kanan, Menamang Kiri, dan Tunjungan pada 2022 menggunakan APBD Kukar dan APBD Kaltim. Bahkan jaringan listriknya telah mulai beroperasi dan dapat dinikmati masyarakat.

Untuk pengerjaan pada tahun 2023, DPMD Kukar akan menyasar Desa Liang Buaya, Desa Kupang Baru, dan Dusun Nangka Bonang di Desa Tunjungan. Pembuatan jaringan PLTS komunal di Desa Kupang Baru akan dianggarkan sebesar Rp 6,25 miliar, sementara di Dusun Nangka Bonang sebesar Rp6 miliar.

Baca Juga  Ciptakan Ketertiban dan Transparansi, Pemkot Samarinda Matangkan Parkir Berlangganan

Menurut Arianto, anggaran tersebut disalurkan melalui Program Bantuan Keuangan Khusus Desa dan dimasukkan dalam struktur APBDes. “Jika PLTS sudah dibangun, berarti semua target RPJMD 2021-2026 untuk 17 desa di Kukar sudah terpenuhi,” lanjutnya.

Lebih lanjut, di luar 17 desa yang termasuk dalam program Terang Kampoengku, masih ada beberapa tempat yang memerlukan pembangunan jaringan listrik dan bersifat spot-spot. Seperti dua RT di Desa Salok Palai, Kecamatan Muara Badak, Dusun Rajak di Desa Kedang Murung, 2 RT di Desa Muara Wis Seberang, dan beberapa RT di Desa Sebulu Ilir.

Baca Juga  Indonesia Berduka, Wakil Presiden Ke-9 RI Hamzah Haz Tutup Usia

“Jadi, yang belum dikerjakan adalah spot-spot kecil dari desa. Kalau desa induknya, dari 193 desa, insyaallah semuanya sudah teraliri listrik. Tetapi ada permukiman yang terpisah, dan ini perlu kebijakan untuk memenuhi kebutuhan listriknya,” pungkasnya. (zu)