KUKAR IDAMAN SEP 26

Indonesia Juarai FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Menang Dramatis Lawan Thailand

Indonesia Juarai FIFA ASEAN Cup 2026 Usai Menang Dramatis Lawan Thailand
Pemain Timnas Indonesia Ivar Jenner dan Egy Maulana Vikri merayakan keberhasilan juara FIFA ASEAN Cup 2026. (FIFA)

JAKARTA – Penantian Indonesia untuk mengangkat trofi juara sepak bola Asia Tenggara akhirnya terjawab. Indonesia sukses menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui drama adu penalti pada babak final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (5/10/2026).

Pola permainan sudah terlihat sejak awal, dengan Thailand bermain lebih bertahan dan menunggu peluang melalui transisi menghadapi Indonesia yang lebih berani saat menguasai bola. Namun, peluang bersih sulit tercipta sepanjang satu jam pertama. 

Mitch Baker dan Calvin Verdonk sempat melepaskan tembakan yang melebar dari sasaran. Thailand kemudian kehilangan Suphanan Bureerat karena cedera pada babak kedua sebelum pertandingan memasuki fase dramatis pada penghujung waktu normal.  

Baca Juga  Grup A Piala Dunia 2026: Korea Selatan Menang 2-1 Lawan Republik Ceko

Bek sayap Thailand Nicholas Mickelson menerima dua kartu kuning dalam rentang lima menit sehingga membuat Changsuek bermain dengan 10 pemain. Pada kartu kuning keduanya, Dean James melepaskan tendangan bebas dari tepi kotak penalti yang membentur pemain pengganti Thailand, Iklas Sanron, sebelum meluncur melewati Saranon Anuin dan membawa tuan rumah unggul pada menit ke-84.  

Tiga menit kemudian, Thailand menyamakan kedudukan dan memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan. Umpan silang dalam dari Seksan Ratree disambut Iklas dengan tendangan voli gemilang di tiang jauh. 

Pada babak tambahan, Thailand yang bermain dengan 10 pemain justru mengejutkan tuan rumah. Anan Yodsangwal merebut bola dari Elkan Baggott dan mengirimkannya kepada Peeradol Chamrasamee, yang menaklukkan Emil Audero pada menit ke-111.

Baca Juga  Kurangi 500 Ton Sampah Per Hari, Pemkot Samarinda Siapkan 10 Insinerator

Secara luar biasa, drama kembali terjadi ketika Baggott, yang lahir di Bangkok, menyamakan kedudukan lima menit kemudian melalui tembakan yang membentur bagian bawah mistar sebelum masuk ke gawang dan membawa final ke adu penalti.  

Setelah kapten Sarach Yooyen gagal mengeksekusi penalti ketiga Thailand, penjaga gawang Garuda, Audero, muncul sebagai pahlawan pertandingan. Dia menggagalkan tendangan Nattapong Sayriya untuk memastikan gelar juara bagi Indonesia.

Timnas Indonesia pun mengangkat trofi edisi perdana kejuaraan sepak bola Asia Tenggara resmi dalam kalender FIFA. Kemenangan lawan Thailand ini pun mematahkan rekor tak pernah menang dari Thailand sejak delapan pertandingan dan rentang waktu sepuluh tahun. (xl)