KUKAR IDAMAN SEP 26

Dispora Kukar dan PPMI Bahas Kolaborasi Pembinaan Pemuda hingga Tingkat Kecamatan

Foto: Pertemuan antara PPMIdl dengan Kepala Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar. (fajar/komparasinews)

KUTAI KARTANEGARA – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara menerima audiensi dari organisasi kepemudaan Purna Prakarya Muda Indonesia (PPMI) sebagai upaya memperkuat sinergi program pembinaan pemuda di daerah.

Kepala Bidang Kepemudaan dan Kewirausahaan Dispora Kukar Dery Wardhana mengatakan pertemuan ini menjadi ruang untuk mempererat komunikasi sekaligus membahas peluang kerja sama baru.

Salah satu usulan PPMI ialah pelaksanaan Jambore Pemuda Kecamatan sebagai wadah pembinaan berjenjang.

“PPMI merupakan mitra strategis kami. Mereka mengusulkan agar kolaborasi diperluas, termasuk melalui kegiatan Jambore Pemuda Kecamatan,” ujar Dery, Kamis (13/11/2025).

Baca Juga  Masyarakat Antusias Mengunakan Fasilitas Olahraga yang Disediakan Dispora Kukar di Tempat Umum

Menurut Dery, jambore tingkat kecamatan akan memberi ruang lebih luas bagi pemuda desa dan kecamatan untuk mengembangkan potensi sekaligus mengenal proses seleksi menuju Jambore Pemuda Daerah (JPD).

Kegiatan ini juga akan menjadi tahapan awal sebelum peserta mengikuti seleksi Duta Pemuda di tingkat kabupaten.

“Konsepnya mirip JPD, hanya skalanya lebih kecil. Pemuda bisa lebih siap ketika mengikuti seleksi kabupaten,” jelasnya.

Dalam audiensi tersebut, juga dibahas persiapan JPD 2026 yang rencananya digelar di Kota Bontang pada April 2026. Dispora Kukar akan menggelar seleksi ulang untuk menentukan perwakilan daerah berdasarkan prestasi, kapasitas, dan kemampuan multi-skill para peserta.

Baca Juga  Tambah Daya Tarik, Panggung Budaya Bakal Dibangun di Desa Wisata Pela

“Seleksi tetap mengutamakan kualitas dan kesiapan peserta,” tegas Dery.

Dispora Kukar menegaskan komitmennya memperkuat pembinaan pemuda melalui kolaborasi dengan berbagai organisasi mitra, termasuk PPMI.

Penguatan kegiatan kepemudaan diharapkan tidak hanya terpusat di tingkat kabupaten, tetapi juga berkembang hingga kecamatan dan sekolah.

“Kami berharap kerja sama ini memberi dampak nyata dan mencetak pemuda yang kreatif serta berdaya saing,” pungkasnya. (adv/fjr)