KUKAR IDAMAN SEP 26

Komisi 4 DPRD Samarinda Minta Deteksi Dini Penyakit Diperkuat dari Lingkungan Warga

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda Harminsyah. (Istimewa)

SAMARINDA – Upaya menjaga kesehatan masyarakat tak bisa hanya bertumpu pada rumah sakit dan puskesmas. Keterlibatan warga dalam mengenali potensi masalah kesehatan di lingkungan tempat tinggal juga diperlukan agar risiko penyakit dapat diantisipasi sejak dini.

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Harminsyah, menilai pencegahan harus mendapat perhatian lebih besar. Menurutnya, masyarakat memiliki peran penting karena menjadi pihak yang paling dekat dengan kondisi lingkungan sehari-hari.

“Penanganan kesehatan ke depan tidak cukup hanya bersifat responsif. Yang perlu diperkuat adalah upaya pencegahan dengan melibatkan jaringan sosial yang sudah ada di masyarakat,” ujar Harminsyah, Selasa (6/10/2026).

Politisi Partai Gelora itu menyoroti pola penanganan yang kerap baru berjalan setelah warga mengalami gangguan kesehatan. Padahal, sejumlah risiko dapat ditekan apabila gejala awal maupun kondisi lingkungan yang berpotensi memicu masalah kesehatan segera dikenali dan dilaporkan.

Baca Juga  Satpol PP Samarinda Belum Bisa Tertibkan POM Mini, Ini Alasannya

Menurut Harminsyah, warga dapat menjadi bagian penting dalam sistem deteksi dini. Kedekatan dengan lingkungan membuat mereka lebih mudah mengetahui perubahan kondisi di sekitar tempat tinggal yang perlu mendapat perhatian.

Karena itu, ia mendorong komunikasi yang lebih efektif antara masyarakat, pemerintah, dan fasilitas pelayanan kesehatan. Informasi yang ditemukan warga perlu memiliki jalur pelaporan yang jelas agar dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait.

Harminsyah juga menilai tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga lembaga swadaya masyarakat (LSM) dapat mengambil peran dalam menyebarkan edukasi kesehatan. Kedekatan mereka dengan warga dinilai bisa membantu meningkatkan pemahaman tentang kebersihan lingkungan, perilaku hidup sehat, serta pentingnya melaporkan potensi penyebaran penyakit.

Baca Juga  Tak Hanya Berita Negatif, Pj Gubernur Kaltim Ungkap Banyak Cerita Positif dari Pertambangan

“Ketika masyarakat dilibatkan secara aktif, upaya pencegahan akan lebih efektif karena sumber persoalan bisa dikenali lebih cepat dan ditangani sejak awal,” ujarnya.

Ia menegaskan, kesadaran menjaga kesehatan perlu dibangun sebelum penyakit muncul atau berkembang lebih serius. Masyarakat tidak seharusnya hanya berorientasi pada pengobatan ketika sakit, tetapi juga membiasakan perilaku yang dapat mengurangi risiko gangguan kesehatan.

Harminsyah berharap pemerintah daerah memperkuat kolaborasi dengan berbagai unsur masyarakat, sekaligus memastikan informasi mengenai potensi masalah kesehatan dapat diteruskan dan ditangani dengan cepat.

Baca Juga  Empat Ribu Lebih Ahli Waris Terima Santunan Covid-19 dari Pemprov Kaltim

Menurutnya, keberhasilan pembangunan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan fasilitas medis. Kesadaran warga, kepedulian terhadap lingkungan, serta kemampuan mengenali dan melaporkan risiko sejak dini juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan masyarakat Samarinda. (zu)