KUTAI KARTANEGARA – Bupati Edi Damansyah menekankan komitmen bersama dalam rangka pencegahan stunting di Kutai Kartanegara (Kukar). Untuk membuat dan memetakan pembagian tugas dan saling berkoordinasi satu dengan lainnya.
Penekanan ini disampaikannya saat memimpin apel Senin (13/6/2022) pagi di Halaman Kantor Bupati. Kata Edi, Pemkab berdasarkan RPJMD 2021-2026 berupaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Salah satunya kebijakan di bidang kesehatan dengan menurunkan presentasi balita stunting secara bertahap dari kisaran 16,19 persen pada tahun 2021, menjadi 15,6 persen pada tahun 2022.
“Kita semua harus dapat bersinergi, bekerja sama, dan saling menguatkan posisi dan peranan masing-masing di dalam membangun wilayah Kabupaten Kukar,” ujarnya.
Edi berharap seluruh kepala OPD melakukan perubahan secara internal di lingkup kerjanya masing–masing, perubahan tata kerja dan pola pikir dengan baik. Sehingga daya dukung yang terbatas ini bisa diarahkan dengan baik dan hal–hal yang mendasar di tengah masyarakat.
“Kita menyadari tidak semuanya bisa kita lakukan secara sekaligus. Namun ada tahapan tahapan yang tepat. Para OPD harus memiliki data dan terus memperbarui terhadap segala perubahan,” tuturnya.
Menurut orang nomor satu di Kota Raja ini, semua pihak harus dapat bersinergi, bekerja sama, agar seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat dari program-program dedikasi pemerintah daerah. Yang tertuang dalam visi “Kukar Idaman” agar terwujud masyarakat Kukar yang sehat, sejahtera, dan berbahagia. (xl)












